Pematangsiantar - Insiden ambruknya gapura terjadi di wilayah Pematangsiantar setelah sebuah truk Fuso dengan nomor polisi BK 8605 DZ melintas di bawahnya
Menurut keterangan pihak kepolisian melalui PS. Kasi Humas IPTU Agustina Triyadewi, bagian belakang truk tersangkut pada plang gapura. Benturan tersebut menyebabkan plang terseret hingga akhirnya roboh pada Senin 30 Maret 2026 .
Pengendara Motor Jadi Korban
Nahas, pada saat yang bersamaan, seorang pengendara sepeda motor berinisial IH (40), warga Jalan Parapat KM 4,5, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Simarimbun, berada tepat di belakang truk.
Korban tidak sempat menghindar dan tertimpa plang gapura yang ambruk. Akibat kejadian tersebut, IH mengalami luka pada bagian kaki kiri.
Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Usai kejadian, warga sekitar dengan sigap memberikan pertolongan dan segera membawa korban ke RS Tentara Pematangsiantar untuk mendapatkan penanganan medis.
Kondisi korban dilaporkan mengalami luka, namun telah mendapatkan perawatan dari tim medis.
Polisi Respon Cepat Turun ke Lokasi
Menerima laporan dari masyarakat, pihak Polres Pematangsiantar langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Pawas piket bersama Kasat Samapta AKP Mariduk Tambunan dan Kapolsek Siantar Selatan IPTU Priston Simbolon turun langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta pengamanan di sekitar lokasi.
Gapura Sudah Dilaporkan Rawan Sehari Sebelumnya
Menariknya, sehari sebelum kejadian atau pada Minggu, 29 Maret 2026, pihak kepolisian melalui Kapolsek Siantar Selatan telah berkoordinasi dengan camat setempat terkait kondisi plang gapura yang dinilai sudah miring dan berpotensi roboh.
Koordinasi tersebut dilakukan agar segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait, namun insiden keburu terjadi.
Arus Lalu Lintas Dialihkan
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu. Untuk menghindari kemacetan dan risiko lanjutan, petugas melakukan rekayasa lalu lintas.
Kendaraan dari simpang 4 menuju arah simpang 2 untuk sementara dialihkan melalui Jalan Tarutung.
Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi pihak terkait untuk lebih sigap dalam menangani infrastruktur yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.




