Swadaya Warga Jumagerat Bangun Jalan dan Parit, Gotong Royong Jadi Solusi Keterbatasan Anggaran

By Parlindungan - Tuesday, 27 January 2026
Masyarakat Desa Jumagerat, Dusun Buluh Rintang, Kecamatan Tigalingga bergotong royong memperbaiki jalan dan parit
Masyarakat Desa Jumagerat, Dusun Buluh Rintang, Kecamatan Tigalingga bergotong royong memperbaiki jalan dan parit

DAIRI – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Desa Jumagerat, tepatnya di Dusun Buluh Rintang, Kecamatan Tigalingga, dengan melakukan perbaikan infrastruktur desa secara mandiri, Selasa (27/1/2026).

Warga secara bersama-sama melakukan perbaikan parit di dua titik, masing-masing sepanjang 12 meter dan 6 meter, serta perbaikan badan jalan dengan pengecoran semen sepanjang kurang lebih 35 meter x 2 meter di titik pertama dan 15 meter x 2 meter di titik kedua.

Informasi tersebut disampaikan Camat Tigalingga, Saut Marganda Sinaga, yang menyebutkan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan inisiatif murni masyarakat, mulai dari kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga para pelaku usaha setempat.

Menurut Saut, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat yang terus digaungkan Bupati Dairi, Vickner Sinaga, bahwa di tengah keterbatasan anggaran, gotong royong menjadi salah satu solusi nyata dalam membangun daerah.

“Aksi gotong royong ini lahir dari kesadaran dan kepedulian masyarakat sendiri. Ini adalah bentuk nyata solidaritas sosial dan swadaya warga untuk meningkatkan infrastruktur desa secara mandiri. Pemerintah Kecamatan tentu sangat mendukung, karena selain mempererat silaturahmi, juga mempermudah akses transportasi, pertanian, dan aktivitas ekonomi warga,” ujar Saut, dikutip dari Diskominfo DAiri.

Ia menjelaskan, pendanaan kegiatan sepenuhnya bersumber dari sumbangan masyarakat dan dukungan anak-anak perantau asal Desa Jumagerat, Dusun Buluh Rintang. Bahkan, berdasarkan laporan kepala desa, dana yang berhasil dihimpun hingga saat ini mencapai Rp60 juta.

Selain swadaya masyarakat, perbaikan jalan juga mendapat dukungan teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dengan menurunkan mesin molen cor guna memperlancar proses pengecoran jalan.

Kegiatan gotong royong ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam mempercepat pembangunan desa, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kemandirian warga di Kabupaten Dairi.