Medan, Kabarnas.id - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang diwakili oleh Kepala Dinas Budaya, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provsu, Yudha P. Setiawan secara resmi membuka Sumut Fashion and Beauty 2025 yang berlangsung selama dua hari, 21–22 November 2025, di Museum Negeri Sumatera Utara, Jalan HM Joni, Medan, Jumat 21 November 2025.
Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Budaya, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara (Provsu) bersama Dekranasda Sumatera Utara.
Dalam acara tersebut, Ketua Dekranasda Tapanuli Tengah (Tapteng), Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu, bersama Staf Ahli 1 PKK Tapteng, Ny. Masnoni Mahmud Efendi, turut hadir .
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang diwakili oleh Kepala Dinas Budaya, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provsu, Yudha P. Setiawan, menegaskan bahwa acara ini lebih dari sekadar seremoni.
"Sumut Fashion and Beauty bukan hanya ajang formal, tapi sebagai panggung yang memadukan seni, budaya, dan atmosfer unik. Kita ingin menunjukkan bahwa fashion Sumut mampu bersaing dan mengikuti tren global,” ujarnya.
Acara ini menampilkan wastra khas Sumut, seperti Ulos dan motif tradisional yang diadaptasi dalam busana modern. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai kompetisi, termasuk Fashion Design, Modelling, Make-Up Artist (MUA), serta pameran UMKM, yang secara langsung membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah meningkatkan ekonomi mereka melalui platform kreatif.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menegaskan Sumatera Utara sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan sinergi antara pemerintah, UMKM kreatif, dan investor, diharapkan pertumbuhan ekonomi kreatif dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh penting, termasuk perwakilan Pangdam I BB, Kajati Sumut, Danlanud Soewondo, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng Dra. Nurjajilah, Ketua TP PKK Asahan, serta Dekranasda Sumatera Utara, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Mengutip Diskominfo Tapteng, melalui "Sumut Fashion and Beauty 2025", Sumatera Utara menunjukkan bahwa perpaduan budaya, kreativitas, dan dukungan UMKM tidak hanya memperkaya industri kreatif, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal dan daya saing provinsi di kancah nasional maupun internasional.




