Isu Kelangkaan BBM Bikin Warga Tapteng Panik, Polres Pastikan Stok Pertalite dan Solar Masih Aman

By Parlindungan - Thursday, 05 March 2026
Warga Kabupaten Tapanuli Tengah sempat dilanda kekhawatiran terkait isu kelangkaan BBM di tengah bulan Ramadan
Warga Kabupaten Tapanuli Tengah sempat dilanda kekhawatiran terkait isu kelangkaan BBM di tengah bulan Ramadan

Tapteng - Warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sempat dilanda kekhawatiran terkait isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah bulan Ramadan. Kabar mengenai ketahanan energi nasional yang dikaitkan dengan konflik di Timur Tengah memicu keresahan masyarakat hingga terjadi aksi panic buying di sejumlah SPBU.

Situasi tersebut membuat antrean kendaraan terlihat mengular di beberapa stasiun pengisian bahan bakar di wilayah Tapanuli Tengah.

Untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan, Sat Intelkam Polres Tapanuli Tengah langsung melakukan pemantauan dan pengecekan pada Kamis (5/3/2026).

Sat Intelkam Turun Langsung Cek SPBU

Dipimpin Kasat Intelkam IPTU Fernando Simanjuntak, tim dari Polres Tapanuli Tengah melakukan pengecekan langsung ke tujuh SPBU utama yang tersebar di sejumlah jalur strategis.

Lokasi yang disasar antara lain berada di wilayah Pandan, Sarudik hingga jalur lintas Barus. Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan stok BBM serta meredam keresahan masyarakat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, distribusi BBM di wilayah tersebut masih berjalan normal dan pasokan tetap tersedia.

Stok BBM di Depot Pertamina Sibolga Sangat Aman

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Depot Pertamina Sibolga, stok BBM untuk wilayah Tapanuli Tengah dan daerah sekitarnya masih dalam kondisi sangat aman.

IPTU Fernando Simanjuntak menjelaskan bahwa jumlah stok yang tersedia masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan.

“Saat ini stok di Depot Pertamina Sibolga mencapai sekitar 5.500 kiloliter Pertalite dan 4.500 kiloliter Biosolar. Jumlah ini mampu mencukupi kebutuhan sembilan kabupaten/kota hingga sekitar 10 hari ke depan,” tuturnya menjelaskan.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta untuk tidak terpengaruh oleh isu yang belum tentu benar.

Antrean di SPBU Bukan Karena Kelangkaan

Meski stok BBM tersedia, antrean panjang tetap terlihat di beberapa SPBU. Menurut IPTU Fernando, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan.

Ia menjelaskan bahwa antrean lebih dipengaruhi oleh faktor teknis serta kondisi psikologis masyarakat.

Pertama, proses pengisian BBM saat ini memerlukan waktu lebih lama karena adanya sistem input barcode dalam transaksi.

Kedua, adanya isu global terkait konflik Timur Tengah membuat sebagian masyarakat membeli BBM lebih banyak dari biasanya, sehingga memicu fenomena panic buying.

Kondisi Stok di Beberapa SPBU Tapteng

Berdasarkan hasil pemantauan di beberapa titik SPBU di wilayah Tapanuli Tengah, ketersediaan BBM masih terpantau aman.

Di SPBU Lopian dan Muara Nibung misalnya, stok Pertalite dan Biosolar masih tersedia dalam jumlah belasan hingga puluhan kiloliter.

Sementara di SPBU Sibuluan Nalambok tercatat stok Pertalite sekitar 19,8 kiloliter dan Biosolar sekitar 15 kiloliter.

Di jalur lintas Barus, pasokan BBM juga masih terjaga dengan baik karena pengiriman dari Depot Pertamina Sibolga tetap berjalan lancar.

Polisi Imbau Warga Tetap Tenang Selama Ramadan

Polres Tapteng memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap distribusi BBM selama bulan Ramadan guna mengantisipasi potensi gangguan pasokan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menemukan adanya lonjakan permintaan yang signifikan maupun indikasi penimbunan BBM di wilayah tersebut.

Menurut Humas Polres Tapteng, IPTU Fernando Simanjuntak juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan fokus menjalankan ibadah puasa. Jangan mudah percaya pada isu yang tidak jelas sumbernya,” katanya mengakhiri.