HUT ke-18 BNPB, Huntara Korban Bencana di Adiankoting Hampir Rampung, Wabup Taput Turun Langsung ke Lokasi

By Sehat Siahaan - Tuesday, 27 January 2026
Wakil Bupati Tapanuli Utara bersama jajaran BNPB dan perangkat daerah melakukan peninjauan langsung lokasi pembangunan huntara korban bencana hidrometeorologi di Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara.(Foto:Loksa Situmeang/Kabarnas.id)
Wakil Bupati Tapanuli Utara bersama jajaran BNPB dan perangkat daerah melakukan peninjauan langsung lokasi pembangunan huntara korban bencana hidrometeorologi di Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara.(Foto:Loksa Situmeang/Kabarnas.id)

Tapanuli Utara – Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., bersama Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar, Staf Ahli Bupati Denny Simamora, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah teknis.

Peringatan HUT BNPB dilaksanakan secara sederhana dan dirangkai dengan peninjauan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana.

Dalam sambutannya, Agus Wibowo menyampaikan bahwa HUT ke-18 BNPB yang diperingati pada 26 Januari 2026 menjadi momentum penguatan komitmen pendampingan kepada masyarakat korban bencana.

Ia mengungkapkan, pembangunan 40 unit huntara di Desa Sibalanga telah mencapai sekitar 95 persen dan ditargetkan diresmikan awal Februari 2026.

“Saat ini pembangunan 40 unit hunian sementara telah mencapai sekitar 95 persen dan direncanakan akan diresmikan pada awal Februari 2026. Selain bangunan rumah, masyarakat penerima juga kami fasilitasi dengan logistik dan peralatan dapur,” ujar Agus.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas respons cepat BNPB sejak terjadinya bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu.

“Kita bersyukur BNPB langsung hadir dan mendampingi pemerintah daerah serta masyarakat sejak terjadinya bencana. Koordinasi yang baik telah kita lakukan bersama, dan ini sangat membantu dalam penanganan dampak bencana,” ucap Wabup.

Ia juga berharap BNPB terus diberikan kesuksesan dan semangat dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Tapanuli Utara.

Menurutnya, kehadiran BNPB menjadi wujud nyata kepedulian negara terhadap masyarakat korban bencana.

Selain itu, Wakil Bupati mengapresiasi dukungan masyarakat sekitar lokasi huntara yang telah menerima dan mendukung keberadaan fasilitas tersebut.

Ia mengimbau agar masyarakat dapat hidup berdampingan, menjaga keharmonisan, serta menciptakan suasana yang aman dan damai.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan masyarakat terdampak, Salamat Hutabarat, menyampaikan terima kasih kepada BNPB dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara atas pendampingan selama proses penanganan bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian BNPB. Semoga bapak dan ibu dari BNPB selalu sehat dan terus mendukung pembangunan di daerah kami bersama pemerintah daerah,” tuturnya.

Kegiatan peringatan HUT ke-18 BNPB ditutup dengan peninjauan langsung lokasi pembangunan huntara oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara bersama rombongan, serta penyerahan bingkisan dari BNPB kepada masyarakat. 

Wakil Bupati juga berpesan agar pembangunan fasilitas huntara, termasuk drainase, dapat dipersiapkan dengan baik dan selesai sesuai jadwal.(Loksa Situmeang)