Bupati Dairi Pimpin Evaluasi BUMD, Dorong Inovasi dan Peningkatan Layanan Publik 2026

By Parlindungan - Friday, 19 December 2025
Suasana rapat yang membahas rencana kerja dan rencana anggaran masing-masing badan usaha milik daerah (BUMD) untuk Tahun Anggaran 2026.
Suasana rapat yang membahas rencana kerja dan rencana anggaran masing-masing badan usaha milik daerah (BUMD) untuk Tahun Anggaran 2026.

Dairi– Bupati Dairi Vickner Sinaga didampingi Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin memimpin rapat koordinasi bersama Perumda Air Minum Lae Nciho, PD Pasar Sidikalang, dan Perumda Pembangunan, Jumat (19/12/2025). Rapat yang berlangsung di Pendopo Bupati Dairi tersebut membahas rencana kerja dan rencana anggaran masing-masing badan usaha milik daerah (BUMD) untuk Tahun Anggaran 2026.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Dairi, Lipinus Sembiring. Masing-masing pimpinan BUMD memaparkan capaian kinerja sekaligus strategi pengembangan usaha ke depan.

Direktur Perumda Air Minum Lae Nciho, Wahlin Munthe, menyampaikan rencana kerja dan anggaran perusahaan untuk tahun 2026. Ia menjelaskan, sesuai Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2019, PDAM Tirta Nciho telah bertransformasi menjadi Perumda Air Minum Lae Nciho Kabupaten Dairi. Untuk tahun 2026, pihaknya menargetkan penambahan sebanyak 2.000 pelanggan baru.

Namun demikian, Wahlin mengakui sejumlah target tahun 2025 belum sepenuhnya tercapai. Di antaranya target penambahan 1.500 pelanggan baru yang tidak terealisasi, gangguan teknis yang menyebabkan kerusakan peralatan sehingga distribusi air terganggu, serta tingginya biaya pemeliharaan akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Sementara itu, Direktur Umum PD Pasar Sidikalang, Lumpin Pangaribuan, memaparkan bahwa sumber pendapatan PD Pasar berasal dari 14 pasar yang tersebar di Kabupaten Dairi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 pasar saat ini masih aktif beroperasi dan menjadi penopang utama pendapatan perusahaan.

Di sisi lain, Direktur Perumda Pembangunan, Tamrin Pandiangan, menyampaikan bahwa dalam lima tahun ke depan Perumda Pembangunan akan memfokuskan pengembangan usaha pada sektor perdagangan, peternakan bebek petelur, serta pengolahan kompos. Menurutnya, sektor perdagangan dinilai memiliki potensi keberlanjutan karena modal usaha cenderung berkembang dari tahun ke tahun. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarperumda agar program-program yang direncanakan dapat berjalan optimal.

Menanggapi berbagai paparan tersebut, Bupati Dairi Vickner Sinaga memberikan sejumlah arahan. Untuk Perumda Air Minum Lae Nciho, Bupati menilai kinerja secara umum sudah menunjukkan perbaikan. Namun demikian, penambahan jumlah pelanggan dan peningkatan kualitas layanan, khususnya dalam menangani keluhan masyarakat, harus terus ditingkatkan.

“Fokus utama kita adalah pelayanan. Tidak masalah jika pendapatan menurun sementara, yang penting kualitas layanan kepada masyarakat maksimal. Pastikan kontinuitas dan kualitas air semakin baik,” Ucap Bupati.

Untuk PD Pasar Sidikalang, Bupati menyoroti perlunya evaluasi terhadap jumlah pegawai, termasuk kemungkinan perampingan agar perusahaan lebih efisien. Meski demikian, ia menilai PD Pasar telah menjalankan fungsi dan tugasnya dengan cukup baik dan berharap pendapatan perusahaan dapat terus meningkat ke depan.

Sementara kepada Perumda Pembangunan yang masih tergolong baru, Bupati Dairi meminta agar lebih peka terhadap perkembangan dan berani berinovasi dalam menciptakan pertumbuhan usaha. Terlebih menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, momentum ekonomi dinilai harus dimanfaatkan secara optimal.

“Mari kita ciptakan langkah-langkah konkret, terus berinovasi, dan kurangi pengeluaran yang tidak perlu. Dairi yang tangguh harus kita wujudkan bersama, dengan fokus utama pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” Ucap Bupati Vickner Sinaga menutup arahannya.