Antrean BBM di Dairi, Pemkab Pastikan Stok Aman dan Minta Warga Tidak Panic Buying

By Parlindungan - Friday, 06 March 2026
Stop Panic Buying BBM aman
Stop Panic Buying BBM aman

DAIRI – Pemerintah Kabupaten Dairi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan setelah muncul antrean di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Pemerintah daerah bersama pihak terkait saat ini terus memantau distribusi BBM di lapangan guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap tersedia dan tidak mengalami gangguan.

Masyarakat diminta tetap tenang serta membeli BBM sesuai kebutuhan agar antrean di SPBU tidak semakin panjang.

Pemkab Dairi Pastikan Pasokan Energi Aman

Bupati Dairi Vickner Sinaga melalui Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi Lipinus Sembiring menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Hasil koordinasi tersebut memastikan ketersediaan energi, baik BBM maupun Liquefied Petroleum Gas (LPG), dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

“Pasokan BBM untuk Kabupaten Dairi dipastikan tetap aman dan distribusi berjalan normal. Bapak Bupati telah menginstruksikan kami untuk terus berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut serta melakukan monitoring di lapangan. Kami mengimbau masyarakat tidak perlu panik atau membeli secara berlebihan,” ujar Lipinus, Jumat (6/3/2026).

Kuota BBM Dairi Tahun 2026

Menurut Diskominfo Dairi, berdasarkan penetapan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), kuota BBM untuk Kabupaten Dairi tahun 2026 terdiri dari:

1.Biosolar (JBT): 12.811 kiloliter (KL) atau rata-rata 1.068 KL per bulan

2.Pertalite (JBKP): 21.954 KL atau rata-rata 1.830 KL per bulan

    Dari hasil pemantauan distribusi pada Januari hingga Februari 2026, rata-rata penyaluran tercatat:

    1.Pertalite: 1.712 KL per bulan

    2.Biosolar: 1.172 KL per bulan

      Data tersebut menunjukkan bahwa pasokan BBM masih mencukupi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Dairi.

      Distribusi BBM Akan Ditambah Jelang HBKN

      Pemerintah Kabupaten Dairi juga telah meminta Pertamina Patra Niaga agar meningkatkan pengiriman BBM pada Maret 2026.

      Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi meningkatnya kebutuhan energi saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), sehingga tidak terjadi gangguan pasokan bagi masyarakat.

      Dampak Isu Global Picu Kekhawatiran Warga

      Lipinus menjelaskan bahwa kekhawatiran masyarakat tidak hanya dipicu oleh momentum HBKN, tetapi juga dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak global akibat konflik yang terjadi di Iran.

      Meski demikian, kondisi tersebut tidak berdampak langsung terhadap ketersediaan pasokan energi nasional.

      Warga Diimbau Gunakan Energi Secara Bijak

      Pemerintah Kabupaten Dairi kembali mengingatkan masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan.

      Selain itu, masyarakat juga diminta tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG karena tindakan tersebut melanggar aturan dan dapat dikenakan sanksi hukum.

      Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta Pertamina Patra Niaga untuk menjaga kelancaran distribusi energi di Kabupaten Dairi.

      Dengan langkah tersebut, diharapkan kondisi tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM selama Ramadhan hingga Idul Fitri.