JAKARTA – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menerima audiensi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Andika Ibrahim Nasution di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Audiensi tersebut membahas rencana pelaksanaan program PPI Dunia Mengabdi 2026 yang dirancang sebagai wadah kontribusi nyata pelajar Indonesia di luar negeri bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Dalam pertemuan tersebut, PPI memaparkan konsep program pengabdian yang melibatkan pelajar diaspora dari berbagai negara untuk berkolaborasi mendukung agenda strategis pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai langkah PPI sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap masa depan bangsa. Menurut Menhan, pelajar Indonesia di luar negeri memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang dapat menjembatani pengetahuan global dengan kebutuhan pembangunan nasional.
“Generasi muda diaspora memiliki peran penting dalam memperkuat daya saing bangsa. Program pengabdian seperti ini harus diarahkan agar sejalan dengan kepentingan nasional dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Menhan, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi.
Menhan juga menekankan pentingnya agar pelaksanaan program PPI Dunia Mengabdi dapat disinergikan dengan program-program pemerintah, termasuk yang berkaitan dengan penguatan sumber daya manusia, inovasi, serta ketahanan nasional. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk pengabdian perlu berlandaskan nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan.
Sementara itu, perwakilan PPI menyampaikan bahwa program PPI Dunia Mengabdi 2026 dirancang sebagai platform kolaboratif pelajar Indonesia di luar negeri untuk berkontribusi melalui kegiatan edukasi, sosial, riset, hingga pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
PPI menilai keterlibatan pelajar diaspora dalam pembangunan nasional merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus pengabdian kepada tanah air, sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.
Melalui audiensi ini, Kementerian Pertahanan dan PPI diharapkan dapat membangun komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan, sehingga program PPI Dunia Mengabdi 2026 dapat berjalan efektif, terarah, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta pembangunan bangsa.




