Jakarta - Kasau Resmi Buka Kejuaraan Panahan Katga 95 Archery 2026
Kejuaraan Panahan Terbuka Katga 95 Archery 2026 resmi digelar di Lapangan Panahan Makoopsudnas, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Jumat (24/4/2026). Ajang ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara.
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, secara langsung membuka kejuaraan tersebut dan menegaskan pentingnya olahraga sebagai sarana pembinaan karakter dan sportivitas.
“Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah pembinaan dan penguatan nilai sportivitas serta potensi dirgantara,” ujar Kasau dalam sambutannya.
Diinisiasi Alumni AAU 1995, Peserta Melonjak Tajam
Kejuaraan ini merupakan inisiatif dari alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1995. Antusiasme peserta terlihat dari jumlah atlet yang mengikuti lomba, yang bahkan melampaui target awal panitia.
Ratusan atlet dari berbagai daerah ambil bagian, mencerminkan tingginya minat terhadap olahraga panahan serta peluang besar untuk berkembang di masa mendatang.
“Lonjakan peserta menunjukkan bahwa panahan memiliki prospek cerah dan diminati berbagai kalangan,” tutur panitia.
Ajang Evaluasi Pembinaan Panahan
Kasau menegaskan bahwa kejuaraan ini juga menjadi tolok ukur hasil pembinaan olahraga panahan, baik di lingkungan TNI AU maupun masyarakat luas.
Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk melihat sejauh mana pembinaan atlet berjalan secara nyata dan berkelanjutan.
“Dari sini kita bisa mengukur kualitas pembinaan yang telah dilakukan,” ucap Kasau tegas.
Standar Nasional, Persaingan Sudah Ketat Sejak Awal
Kejuaraan Katga 95 Archery 2026 digelar dengan standar nasional dan mempertandingkan berbagai kategori. Hal ini membuat kompetisi berlangsung ketat sejak hari pertama.
Para atlet dituntut menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menjunjung tinggi nilai fair play dalam setiap pertandingan.
Olahraga sebagai Penguat Karakter dan Potensi Dirgantara
Melalui kejuaraan ini, TNI AU kembali menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda melalui olahraga, khususnya panahan.
Selain melatih ketepatan dan fokus, panahan juga dinilai mampu membentuk karakter disiplin dan mental tangguh—nilai-nilai yang sejalan dengan semangat dirgantara.
Menurut keterangan resmi Dispen AU, kejuaraan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI AU dan masyarakat.




