Belawan – Kepemimpinan di lingkungan Polres Pelabuhan Belawan resmi berganti. Serah terima jabatan (sertijab) Kapolres Pelabuhan Belawan dari AKBP Wahyudi Rahman kepada AKBP Rosef Efendi dilaksanakan pada Sabtu (10/1/2026) dalam suasana khidmat dan penuh makna.
AKBP Rosef Efendi yang sebelumnya bertugas di Polda Aceh kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan. Ia menggantikan AKBP Wahyudi Rahman yang selama ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Pelabuhan Belawan dan selanjutnya akan kembali melaksanakan tugas di Polda Sumatera Utara.
Prosesi sertijab menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri sebagai upaya penyegaran dan peningkatan kinerja institusi, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan strategis Pelabuhan Belawan yang memiliki peran vital bagi aktivitas logistik dan perekonomian wilayah Sumatera Utara.
Usai pelaksanaan sertijab, AKBP Rosef Efendi bersama Plt Kapolres Pelabuhan Belawan dan jajaran pejabat utama mengikuti sejumlah agenda internal. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Medan Belawan, Kapolsek Medan Labuhan, serta Kapolsek Hamparan Perak. Kehadiran para Kapolsek ini mencerminkan soliditas lintas satuan dan kesiapan jajaran dalam mendukung kepemimpinan baru.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelepasan AKBP Wahyudi Rahman sebagai Plt Kapolres Pelabuhan Belawan. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh AKBP Rosef Efendi dan diikuti seluruh pejabat utama serta personel Polres Pelabuhan Belawan. Momentum ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian AKBP Wahyudi Rahman selama menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Sebagai langkah awal dalam memimpin Polres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran yang berlangsung di Aula Polres Pelabuhan Belawan. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya konsolidasi internal, disiplin, serta sinergi antarunit guna meningkatkan kinerja pelayanan dan pengamanan.
AKBP Rosef Efendi juga menyoroti tantangan keamanan yang dihadapi kawasan Pelabuhan Belawan, mulai dari pengamanan jalur logistik laut, aktivitas kepelabuhanan, hingga dinamika sosial masyarakat pesisir. Ia meminta seluruh personel untuk bekerja profesional, responsif, dan humanis dalam menjalankan tugas kepolisian.
Menurutnya, kawasan pelabuhan merupakan objek vital nasional yang memerlukan pengawasan maksimal, mengingat tingginya mobilitas barang dan manusia. Oleh karena itu, penguatan pengamanan serta peningkatan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait menjadi prioritas utama ke depan.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan Polres Pelabuhan Belawan semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan logistik di wilayah pelabuhan sebagai salah satu gerbang utama perdagangan di Sumatera Utara.




