TNI–Forkopimda Panen Raya di Lapas Pematang Siantar, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

By Parlindungan - Thursday, 15 January 2026
Kegiatan Panen Raya Program Ketahanan Pangan di Lapas Kelas II A Pematang Siantar
Kegiatan Panen Raya Program Ketahanan Pangan di Lapas Kelas II A Pematang Siantar

Simalungun – Komitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Pada Kamis (15/1/2026), Komandan Kodim 0207/Simalungun yang diwakili Danramil 08/Bangun, Kapten Inf HM Simamora, menghadiri kegiatan Panen Raya Program Ketahanan Pangan di Lapas Kelas II A Pematang Siantar, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Kegiatan panen raya ini menjadi wujud nyata keberhasilan pemanfaatan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Selain berkontribusi terhadap ketahanan pangan, program ini juga berfungsi sebagai sarana pembinaan kemandirian dan peningkatan produktivitas bagi warga binaan Lapas Kelas II A Pematang Siantar.

Panen raya tersebut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait, diantaranya Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., Kapolres Pematang Siantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., Kepala BNN Simalungun Ranto A.F. Marbun, S.H., perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Pematang Siantar dan Kejaksaan Negeri Simalungun, perwakilan Ketua Pengadilan Siantar, serta jajaran pejabat Lapas Kelas II A Pematang Siantar.

Mengutip Pendim 0207/ Simalungun, rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta penyampaian sambutan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang disaksikan melalui zoom meeting. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan panen raya secara bersama-sama dalam suasana kebersamaan dan semangat gotong royong, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama hasil panen.

Danramil 08/Bangun Kodim 0207/Simalungun, Kapten Inf HM Simamora, menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus wujud sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat produktif, kemandirian, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujarnya.