Jakarta — TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kepedulian sosial melalui penyaluran zakat dan infak kepada warakawuri serta putra-putri prajurit TNI AL yang berstatus yatim, piatu, maupun yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Arif Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (21/1/2026).
Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid menyampaikan bahwa penyaluran zakat dan infak ini bertujuan untuk membantu kebutuhan ekonomi sekaligus mendukung pendidikan keluarga besar TNI AL yang membutuhkan. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara tepat sesuai peruntukannya.
Dalam keterangannya dikutip dari Dispen AL, Kadisbintalal menjelaskan bahwa zakat merupakan kewajiban setiap muslim untuk menyisihkan sebagian harta dan menyalurkannya kepada pihak yang berhak menerima, seperti fakir dan miskin. Selain sebagai bentuk ibadah, zakat juga berperan dalam membersihkan harta dan jiwa serta mendorong pemerataan kesejahteraan di tengah masyarakat.
Penyaluran zakat dan infak dilakukan secara simbolis oleh Kadisbintalal kepada pengurus sub-unit pengumpul zakat (UPZ) wilayah Jakarta. Selanjutnya, bantuan tersebut akan didistribusikan kepada para mustahik yang telah diusulkan. Sementara itu, bagi Kotama dan satuan kerja TNI AL di luar wilayah Jakarta, penyaluran dilakukan melalui mekanisme transfer berdasarkan data yang diajukan masing-masing sub UPZ.
Program ini menjadi bagian dari pembinaan mental prajurit sekaligus penguatan nilai keimanan dan solidaritas sosial di lingkungan TNI AL. Kegiatan tersebut sejalan dengan kebijakan dan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam membentuk prajurit yang beriman, bertakwa, berkarakter kuat, serta memiliki kepedulian sosial guna mendukung tugas pokok TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.




