Solid! TNI dan Warga Kompak Bangun Masjid di Jayawijaya, Letkol Rahadyan: Ini Wujud Nyata Kepedulian

By Parlindungan - Sunday, 19 April 2026
Personil Satgas Yonif 521/DY dan masyarakat mengecor Masjid H. Aippon Asso di Jayawijaya
Personil Satgas Yonif 521/DY dan masyarakat mengecor Masjid H. Aippon Asso di Jayawijaya

Jayawijaya - Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak nyata dalam kegiatan pengecoran tahap II pembangunan Masjid H. Aippon Asso yang berlokasi di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Minggu (19/4/2026).

Personel Satgas dari Yonif 521/DY bersama warga setempat bahu-membahu menyelesaikan proses pembangunan, mulai dari pengangkutan material hingga pengecoran di lokasi.

Pererat Kemanunggalan, TNI Hadir di Tengah Masyarakat

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan sarana ibadah sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P, menegaskan bahwa keterlibatan TNI bukan sekadar membantu pembangunan fisik.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk mempercepat pembangunan masjid, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa nilai gotong royong harus terus dijaga sebagai warisan budaya bangsa.

“Gotong royong merupakan nilai luhur yang harus terus dijaga. Kami ingin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Pengecoran Tahap II Dikebut, Target Masjid Segera Rampung

Menurut Puspen TNI, dengan terlaksananya pengecoran tahap kedua, pembangunan Masjid H. Aippon Asso kini semakin mendekati tahap penyelesaian.

Kehadiran masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat ibadah yang nyaman sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di Distrik Walesi.

Harapan untuk Fasilitas Ibadah yang Layak dan Representatif

Kolaborasi antara TNI dan warga ini menjadi contoh nyata sinergi dalam membangun daerah, khususnya di wilayah Papua Pegunungan.

“Kami berharap masjid ini segera rampung dan bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana ibadah yang representatif,” ucap  Dansatgas.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran aktif TNI tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah penugasan.