Simalungun - Aktivitas pagi di kawasan Simpang Sitahoan, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, tampak semakin ramai pada Minggu (22/3/2026). Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, Pos Pengamanan (Pos PAM) Terpadu menjadi pusat koordinasi pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026.
Sejak pukul 08.00 WIB, para petugas sudah bersiaga menjalankan tugas, memastikan arus lalu lintas tetap lancar serta memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.
Babinsa Kodim 0207/Simalungun Turut Perkuat Pengamanan
Kehadiran personel TNI dari Kodim 0207/Simalungun, yakni Sertu Tonni Sitorus dan Serda Rendi Manurung, menjadi bagian penting dalam mendukung pengamanan di Pos PAM IV Simpang Sitahoan.
Keterlibatan Babinsa ini menunjukkan komitmen TNI dalam membantu aparat kepolisian dan instansi lainnya untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode Lebaran.
Kolaborasi Lintas Instansi Tercipta Solid di Lapangan
Di Pos PAM Terpadu tersebut, terlihat sinergi kuat antar berbagai instansi. Personel yang bertugas terdiri dari anggota Polres Simalungun, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, hingga petugas pemadam kebakaran.
Seluruh unsur bekerja secara terkoordinasi, saling mendukung dalam menjalankan tugas pengamanan, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi situasi darurat.
Dipimpin Ipda Jhonson Panggabean, Petugas Siaga Penuh
Menurut Pendim 0207/ Simalungun, pengamanan ini berada di bawah komando Perwira Pengendali (Pa Dal), Ipda Jhonson Panggabean. Ia secara aktif memastikan seluruh personel tetap siaga dan menjalankan tugas sesuai prosedur.
Selain fokus pada kelancaran lalu lintas, petugas juga memberikan pelayanan kepada masyarakat, seperti informasi perjalanan dan bantuan kesehatan bagi pemudik yang membutuhkan.
Wujud Kehadiran Negara di Tengah Masyarakat
Keberadaan Pos PAM Terpadu ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Sikap ramah, sapaan hangat, serta kesiapan petugas menjadi nilai tambah bagi para pengguna jalan.
Melalui pengamanan terpadu ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman. Sinergi antara TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait pun menjadi fondasi utama dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Simalungun.




