Bondowoso - Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 Masehi, prajurit Yonif 514 Kostrad menggelar kegiatan pengajian dan santunan anak yatim di Masjid Nurul Yaqin Yonif 514 Kostrad, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual prajurit sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan keluarga besar batalyon.
Acara tersebut diikuti oleh seluruh prajurit muslim Yonif 514 Kostrad bersama keluarga mereka, sehingga suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa semakin kuat.
Diawali Pembacaan Al-Qur’an dan Sholawat Nabi
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yang dilanjutkan dengan lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW. Momen ini menjadi bentuk ungkapan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus meningkatkan kekhusyukan dalam memperingati turunnya Al-Qur’an.
Suasana religius dan penuh khidmat terasa selama berlangsungnya kegiatan yang diikuti dengan penuh antusias oleh para prajurit dan keluarga.
Danyonif: Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup Prajurit
Komandan Batalyon Infanteri 514 Kostrad, Letkol Inf Ugroseno, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting bagi prajurit untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia juga mengajak seluruh prajurit untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI.
“Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, saya berharap seluruh prajurit dapat mengambil hikmah dari turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup, sehingga mampu membentuk pribadi prajurit yang disiplin, berakhlak baik, dan selalu mengedepankan nilai-nilai keimanan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Letkol Inf Ugroseno.
Ceramah Agama dan Santunan Anak Yatim
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Wahid. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para prajurit untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Selain pengajian, kegiatan tersebut juga diisi dengan santunan kepada anak yatim, sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya menanamkan nilai empati dan kebersamaan.
Buka Puasa Bersama Pererat Silaturahmi
Rangkaian kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Menurut Penkostrad, momen ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antar prajurit, tetapi juga memperkuat kekompakan keluarga besar Yonif 514 Kostrad, sehingga diharapkan dapat semakin meningkatkan solidaritas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.




