SAMBAS – Aparat di wilayah perbatasan kembali menunjukkan respons cepat dan sinergi lintas instansi dalam operasi pencarian korban tenggelam di Pantai Temajuk, Sambas Jumat (27/02/2026).
Operasi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Danpos Gabma Temajuk Satgas Pamtas RI–Malaysia Batalyon Artileri Pertahanan Udara 1/Purwa Bajra Cakti, Lettu Czi Athiq A, didampingi tiga personel Satgas Pamtas, unsur Koramil, Polsek Paloh, Tim Rescue Pos SAR Sintete, TNI AL, serta masyarakat setempat.
Prosedur Terpadu dalam Penyisiran Darat dan Laut
Operasi dilakukan menyusul laporan warga terkait korban yang terseret arus laut saat beraktivitas di sekitar pantai. Tim gabungan langsung melakukan penyisiran di darat maupun laut, selalu mengedepankan prosedur keselamatan dan koordinasi terpadu antar unsur yang terlibat.
Kondisi medan yang menantang, serta arus laut yang kuat, menjadi tantangan tersendiri. Untuk memperluas jangkauan pencarian, tim juga memanfaatkan teknologi drone, sehingga pemantauan dari udara dapat dilakukan lebih efektif dan akurat.
Kerja Sama Efektif, Korban Berhasil Ditemukan
Mengutip Penkostrad, akibat koordinasi yang baik, ketangguhan personel, dan dukungan masyarakat, proses pencarian berlangsung efektif. Setelah upaya yang melelahkan, korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan.
Keberhasilan ini menjadi bukti kesiapsiagaan aparat dan soliditas seluruh unsur dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah perbatasan.
Satgas Pamtas Sampaikan Duka Cita dan Himbauan Keselamatan
Seiring dengan temuan korban, keluarga besar Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Arhanud 1/Purwa Bajra Cakti menyampaikan duka cita yang mendalam.
Mereka juga menghimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di pantai, demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.




