Menteri PKP dan Mendagri Tinjau Progres Huntap Korban Bencana di Taput, Bupati JTP Hutabarat Sampaikan Kendala Cuaca

By Sehat Siahaan - Friday, 27 March 2026
Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait dan Mendagri Moh. Tito Karnavian saat meninjau progres pembangunan huntap korban bencana hidrometeorologi di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting.
Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait dan Mendagri Moh. Tito Karnavian saat meninjau progres pembangunan huntap korban bencana hidrometeorologi di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting.

Taput- Bupati Tapanuli Utara (Taput), Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si, menyambut kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Moh. Tito Karnavian dalam peninjauan progres pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat korban bencana hidrometeorologi.

Peninjauan dilakukan di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, pada Kamis (26/3/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pembangunan huntap bagi warga terdampak bencana alam November 2025 berjalan sesuai rencana, sehingga masyarakat segera memperoleh tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa keberadaan hunian tetap sangat dinantikan masyarakat korban bencana, sehingga proses pembangunannya harus diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar.

“Hunian ini sangat dinantikan oleh masyarakat yang terdampak bencana. Karena itu, pembangunan harus selesai tepat waktu, sesuai standar, dan benar-benar layak huni. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan rumah yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Taput menjelaskan bahwa progres pembangunan huntap mengalami sedikit keterlambatan akibat faktor cuaca buruk dan angin kencang yang memengaruhi proses pengerjaan di lapangan.

“Memang ada beberapa kendala di lapangan, terutama cuaca dan angin, sehingga progres pembangunan yang ditargetkan selesai pada Maret ini mengalami keterlambatan,” kata Bupati.

Saat meninjau langsung lokasi pembangunan dan fisik bangunan huntap, Menteri PKP juga memberikan sejumlah masukan dan saran terkait kelengkapan fasilitas penunjang.

Beberapa hal yang menjadi perhatian di antaranya adalah infrastruktur jalan kompleks, akses lingkungan, serta kelengkapan pendukung lainnya agar hunian benar-benar siap ditempati masyarakat.

Selain meninjau pembangunan fisik, Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Mendagri Moh. Tito Karnavian juga berdialog langsung dengan masyarakat terdampak bencana.

Dalam dialog itu, keduanya mendengar berbagai aspirasi warga, khususnya terkait bantuan pemerintah pascabencana.

Bupati Taput juga menyampaikan masih adanya warga terdampak bencana yang belum menerima bantuan Jaminan Hidup (jadup) karena persoalan administrasi kependudukan yang belum sinkron.

“Data terbaru sudah kami ajukan kembali untuk diverifikasi oleh pemerintah atasan,” ucap Bupati.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap pembangunan hunian tetap ini dapat segera rampung, sehingga masyarakat korban bencana hidrometeorologi dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman di tempat tinggal yang baru.(Loksa Situmeang)