DOLOKSANGGUL — Keberadaan kawasan Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Desa Aek Nauli I, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Provinsi Sumatera Utara, dinilai harus dibarengi dengan penguatan layanan kesehatan daerah, khususnya peningkatan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doloksanggul.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan kunjungan kerja ke kawasan TSTH2, Sabtu (24/1/2026). Menurutnya, RSUD Doloksanggul yang saat ini masih berstatus rumah sakit tipe C memiliki peluang besar untuk ditingkatkan menjadi tipe B guna mendukung kebutuhan kawasan strategis nasional tersebut.
Luhut menegaskan, pengembangan TSTH2 sebagai pusat riset dan hilirisasi herbal serta hortikultura nasional akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, riset, dan sumber daya manusia di wilayah Humbang Hasundutan. Oleh karena itu, dukungan infrastruktur kesehatan yang memadai menjadi kebutuhan mendesak dan jangka panjang.
“Pemerintah daerah perlu mulai mempersiapkan seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk peningkatan tipe RSUD Doloksanggul. Selanjutnya bisa dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan agar peningkatan layanan kesehatan dapat segera direalisasikan,” ujar Luhut.
Menurutnya, peningkatan tipe rumah sakit tidak hanya penting untuk mendukung kawasan TSTH2, tetapi juga menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat Humbang Hasundutan dan wilayah sekitarnya dalam jangka panjang.
Kunjungan Ketua DEN beserta rombongan ke kawasan TSTH2 disambut langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Prof. Togar Mangihut Simatupang, Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho, Kajari Humbahas Donald T.J. Situmorang, SH, serta Dandim 0210/TU Letkol Ronald Tampubolon, M.Han.
Selain itu, hadir pula Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsa Hutabarat, Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Humbahas Junita Rebeka Marbun, SH, M.AP, serta sejumlah tokoh nasional dan akademisi, di antaranya Prof. Yohanes Surya, Trimedya Panjaitan, SH, Rektor IT Del Prof. Arnaldo Sinaga, Prof. Sri Fatmawati, Prof. Agung, Prof. Iskandar Zulkarnain Siregar, Sekda Humbahas Chiristison Rudianto Marbun, M.Pd, dan undangan lainnya.
Kehadiran Luhut Binsar Pandjaitan dan rombongan di TSTH2 bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan kawasan tersebut dalam rangka mendukung penguatan ekosistem riset, hilirisasi sektor herbal dan hortikultura nasional, serta optimalisasi pemanfaatan lahan kehutanan dan pertanian di Provinsi Sumatera Utara.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., menyampaikan bahwa setiap kunjungannya ke kawasan TSTH2 selalu diiringi dengan kemajuan pembangunan yang signifikan. Ia menilai kehadiran TSTH2 menjadi anugerah besar bagi Sumatera Utara.
“Setiap kali kami berkunjung ke TSTH2, selalu ada perubahan dan peningkatan pembangunan. Provinsi Sumatera Utara mendapatkan anugerah yang luar biasa dengan hadirnya kawasan ini,” ucap Wagubsu.
Menurut Diskominfo Humbahas, pengembangan TSTH2 diharapkan tidak hanya menjadi pusat inovasi riset nasional, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah yang terintegrasi dengan peningkatan kualitas layanan publik, termasuk sektor kesehatan di Kabupaten Humbang Hasundutan.




