KRI Sultan Nuku-373 TNI AL Berhasil Selamatkan Kapal Tunda TB. Wahana 15 yang Alami Gangguan Mesin di Perairan Selat Telang

By Parlindungan - Monday, 13 October 2025
Personil TNI AL kru  KRI SNU-373 saat melakukan penyelamatan awak kapal tunda TB. Wahana 15 (foto: Dispen AL)
Personil TNI AL kru KRI SNU-373 saat melakukan penyelamatan awak kapal tunda TB. Wahana 15 (foto: Dispen AL)

Jakarta, Kabarnas.id – Sebuah aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh TNI Angkatan Laut saat Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sultan Nuku-373 berhasil menyelamatkan kapal tunda TB. Wahana 15 yang mengalami kerusakan mesin saat sedang berlayar di Perairan Selat Telang, Minggu, 12 Oktober 2025.

KRI Sultan Nuku-373 (KRI SNU-373) yang saat itu sedang melaksanakan patroli keamanan laut secara rutin mendeteksi adanya kapal yang mengalami kesulitan di tengah laut. TB. Wahana 15 diketahui tengah menarik tongkang TK. Bahari 278 milik perusahaan pelayaran PT. Mitra Tujuh Samudra dalam perjalanan dari Palembang menuju Singapura.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kapal tunda tersebut mengalami mati mesin sejak pukul 02.40 WIB dini hari. Hal ini disebabkan oleh baling-baling (propeller) kapal yang terbelit tali tros sepanjang 25 meter, diduga berasal dari aktivitas kapal ikan di sekitar lokasi. Kondisi arus laut yang deras dan hembusan angin kencang turut memperparah situasi dan membuat kapal tidak dapat bergerak.

Menanggapi kondisi darurat tersebut, Komandan KRI SNU-373 segera menginstruksikan untuk melakukan komunikasi dengan awak kapal TB. Wahana 15. Selanjutnya, tim pemeriksa dan tim penyelam TNI AL dikerahkan untuk menilai situasi serta melakukan tindakan teknis guna membebaskan tali yang melilit propeller kapal.

Setelah melalui proses penyelaman dan pemotongan tali, upaya penyelamatan berhasil dilakukan dengan baik. Mesin kapal TB. Wahana 15 pun kembali normal dan dapat beroperasi seperti semula. Sesaat setelah memastikan kondisi kapal aman, TB. Wahana 15 melanjutkan pelayaran menuju Singapura dengan pengawasan dari KRI Sultan Nuku-373 untuk memastikan keselamatan hingga keluar dari wilayah perairan nasional.

Mengutip Dispen AL, keberhasilan ini menjadi bukti komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia, sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan dan respons cepat prajurit KRI dalam menghadapi situasi darurat di laut.

Langkah sigap KRI SNU-373 juga mencerminkan sinergi nyata antara tugas pertahanan dan pelayanan kemanusiaan di sektor maritim, sejalan dengan upaya TNI AL dalam memperkuat keamanan laut nasional serta mendukung kelancaran jalur logistik dan pelayaran niaga.