Jakarta – Kapal latih TNI Angkatan Laut, KRI Bima Suci, berhasil merampungkan etape pertama dalam pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) dan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026. Kedatangan kapal tersebut disambut jajaran pejabat tinggi TNI AL di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Sabtu (28/3/2026).
Penyambutan ini menjadi simbol keberhasilan awal dari misi pelayaran muhibah yang sarat nilai strategis, baik dari sisi pendidikan militer maupun diplomasi internasional.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan, Gubernur AAL Laksda TNI Sigit Santoso, Panglima Kolinlamil Laksda TNI Rudhi Aviantara, dan Komandan Kodaeral III Laksda TNI Uki Prasetia yang diwakili oleh Aster Kodaeral III Kolonel Laut (P) Eka Prabawa.
Tradisi Pembinaan Taruna AAL Angkatan ke-73
Pelayaran KJK merupakan program rutin yang menjadi bagian penting dalam pembentukan Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73. Kegiatan ini dirancang untuk membangun karakter, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, serta memperkuat ketahanan fisik dan mental para taruna.
Tidak hanya menjalani kehidupan di laut, para taruna juga mendapatkan pengalaman langsung terkait operasi pelayaran, sekaligus memahami peran vital TNI AL dalam menjaga kepentingan nasional di wilayah maritim.
Ajang Diplomasi Maritim Lewat APCS 2026
Keikutsertaan KRI Bima Suci dalam ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026 menjadi langkah strategis Indonesia dalam memperkuat diplomasi pertahanan. Kegiatan ini melibatkan 52 kadet dari 24 negara sahabat, menjadikannya forum penting untuk membangun kepercayaan dan kerja sama internasional.
Melalui interaksi lintas negara, para peserta diharapkan mampu mempererat hubungan persahabatan serta mendorong stabilitas kawasan maritim.
Momentum Penguatan Karakter dan Wawasan Global
Keberhasilan menyelesaikan etape pertama ini menjadi pijakan penting bagi Taruna AAL untuk terus mengembangkan diri. Pengalaman selama pelayaran diharapkan mampu memperluas wawasan global serta menanamkan nilai-nilai kejuangan, loyalitas, dan pengabdian.
Hal ini menjadi bekal utama bagi para taruna sebagai calon pemimpin TNI Angkatan Laut di masa depan.
Komitmen TNI AL Cetak Prajurit Profesional
Melalui pelaksanaan KJK dan APCS 2026, TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya dalam mencetak prajurit yang profesional, tangguh, dan berwawasan internasional. Program ini juga sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan TNI AL.
Dengan keberhasilan etape pertama ini, KRI Bima Suci kembali menunjukkan perannya sebagai duta bangsa di kancah global sekaligus wahana pembinaan generasi penerus TNI AL.




