KRI Banda Aceh-593 Tiba di Semarang, Ribuan Pemudik Nikmati Mudik Gratis Jalur Laut

By Parlindungan - Wednesday, 18 March 2026
KRI Banda Aceh-593 membawa ribuan pemudik dan sandar di Pelabuhan Tanjung Emas
KRI Banda Aceh-593 membawa ribuan pemudik dan sandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Semarang - Program mudik gratis jalur laut yang digagas TNI Angkatan Laut kembali memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat. Kali ini, KRI Banda Aceh-593 membawa ribuan pemudik dan sandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang Rabu (18/3/2026).

Kedatangan kapal ini menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran arus mudik menjelang Idul Fitri.

Disambut Hangat Pemerintah Kota Semarang

Para pemudik yang tiba langsung disambut oleh Wali Kota Semarang bersama Komandan Pangkalan TNI AL Semarang, Kolonel Marinir Sabprowanto, S.H., M. Sc. serta jajaran Forkopimda Kota Semarang.

Suasana penuh kehangatan dan antusias tampak saat para penumpang turun dari kapal setelah menempuh perjalanan laut dari Jakarta.

Program Mudik Gratis Sesuai Arahan Kasal

Program ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya menyediakan moda transportasi alternatif yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama musim mudik.

Selain mempermudah perjalanan, program ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan di jalur darat yang kerap mengalami lonjakan signifikan saat Lebaran.

Angkut Ribuan Pemudik dan Ratusan Motor

Dalam pelayaran tersebut, KRI Banda Aceh-593 mengangkut sekitar 1.447 pemudik serta 503 unit sepeda motor.

Kapal ini sebelumnya diberangkatkan dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer di Tanjung Priok pada Selasa (17/3/2026), dengan rute Jakarta–Semarang–Surabaya.

Dari total penumpang, sekitar 707 orang merupakan warga Semarang dan sekitarnya yang memanfaatkan fasilitas mudik gratis ini.

Alternatif Efektif Kurangi Kepadatan Darat

Menurut Dispen AL, selain rute ke Semarang dan Surabaya, program mudik gratis TNI AL juga melayani pelayaran menuju wilayah Bangka Belitung.

Penggunaan kapal perang sebagai sarana transportasi mudik dinilai efektif dalam menekan kepadatan lalu lintas di jalur darat, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Harapan Mudik Aman dan Lancar

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa kendala perjalanan.

Kehadiran mudik gratis jalur laut menjadi bukti komitmen TNI AL dalam mendukung pelayanan publik serta membantu kelancaran arus mudik nasional tahun 2026.