Kolaborasi TNI–Pemda Humbahas, Jembatan Bailey Aek Uram Diresmikan: Akses Warga Kini Lebih Lancar dan Aman

By Parlindungan - Wednesday, 13 May 2026
Acara Peresmian Jembatan Bailey “Aek Uram” di Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat
Acara Peresmian Jembatan Bailey “Aek Uram” di Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat

Humbahas - Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) bersama TNI kembali menunjukkan sinergi nyata dalam pembangunan daerah. Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan bersama Dandim 0210/TU Letkol Inf Ronald Tampubolon meresmikan Jembatan Bailey “Aek Uram” di Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Rabu (13/5/2026).

Peresmian jembatan ditandai dengan penandatanganan prasasti, penekanan sirene, serta pengguntingan pita sebagai simbol resmi dibukanya akses penghubung tersebut untuk masyarakat.

Dihadiri Berbagai Unsur Forkopimda dan Masyarakat

Acara peresmian turut disaksikan berbagai unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Kapolsek Pakkat AKP S. Damanik, Camat Pakkat Hemat Sitanggang, serta perangkat daerah setempat.

Hadir pula Danyonif TP 955/HS Letkol Inf Samuel Lingga Hasudungan Simbolon serta masyarakat Desa Panggugunan yang antusias menyambut selesainya pembangunan jembatan tersebut.

TNI Tegaskan Pembangunan Hasil Perintah Presiden

Dandim 0210/TU Letkol Inf Ronald Tampubolon menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Bailey Aek Uram merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan atas perintah langsung Presiden RI Prabowo Subianto melalui kolaborasi TNI dan Pemerintah Kabupaten Humbahas.

“Presiden RI selalu memikirkan kebutuhan masyarakat, salah satunya pembangunan jembatan yang menyeberangi sungai. Pembangunan ini terlaksana berkat kerja sama yang baik dengan Pemkab Humbahas dan dukungan masyarakat,” ujar Letkol Ronald.

Ia menegaskan bahwa TNI tidak dapat bekerja sendiri, melainkan harus bersinergi dengan berbagai pihak agar pembangunan dapat berjalan optimal.

Target Pembangunan Jembatan Lainnya

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah target pembangunan infrastruktur jembatan di wilayah Humbahas.

“Di Humbang Hasundutan ini masih ada target enam titik jembatan lagi yang akan kita bangun. Mohon dukungan masyarakat agar bisa terealisasi tahun ini. Jembatan Aek Uram ini sudah sesuai standar dan dapat dilalui kendaraan berat seperti tank TNI,” kata Dandim.

Masyarakat Sampaikan Apresiasi

Kepala Desa Panggugunan, Rinding Naipospos, mewakili masyarakat menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat, TNI, dan Pemkab Humbahas dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga pembangunan ini membawa kemajuan bagi desa kami dan Kabupaten Humbahas semakin maju,” ucapnya.

Bupati Humbahas: Ini Hasil Kolaborasi Semua Pihak

Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, pemerintah pusat, dan TNI atas dukungan besar terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Aek Uram dapat terwujud berkat kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, serta dukungan masyarakat.

Selain itu, Pemkab Humbahas juga tengah menyiapkan berbagai program pembangunan lanjutan, khususnya di Kecamatan Pakkat.

“Pasca bencana, tahun ini secara bertahap lahan pertanian yang terdampak akan kita perbaiki agar bisa kembali digarap petani,” kata Bupati.

Program Pembangunan Lanjutan di Pakkat

Bupati menjelaskan sejumlah program pembangunan yang akan dilaksanakan di wilayah Pakkat, di antaranya pengaspalan jalan dari Desa Banuarea menuju Sijarango sepanjang sekitar 4 kilometer.

Selain itu, terdapat program pembukaan jalan melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dari Sijarango Pakkat menuju Pusuk II Parlilitan, serta pembangunan rabat beton di Dusun Martonabala, Desa Manalu.

Menurut Diskominfo Humbahas, dengan berbagai program tersebut, pemerintah berharap peningkatan infrastruktur dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat akses pelayanan masyarakat di Humbahas.