Tragis! Pasutri Ditemukan Tewas Telungkup di Kamar Rumah, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab

By Sehat Siahaan - Sunday, 28 December 2025
Petugas Polres Humbahas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah pasangan suami-istri yang ditemukan meninggal dunia di Desa Aek Lung, Kecamatan Doloksanggul.(Foto: Dok. Humas Polres Humbahas/Kabarnas.id)
Petugas Polres Humbahas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah pasangan suami-istri yang ditemukan meninggal dunia di Desa Aek Lung, Kecamatan Doloksanggul.(Foto: Dok. Humas Polres Humbahas/Kabarnas.id)

Humbahas-Pasangan suami-istri (pasutri) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumah mereka di Desa Aek Lung, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Minggu (28/12/2025).

Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty melalui Kasat Reskrim Iptu Jhon FM Siahaan menjelaskan, berdasarkan hasil visum dari dokter ahli forensik RSUD Doloksanggul, kedua korban diduga meninggal akibat asfiksia atau keracunan gas karbon monoksida (CO) yang berasal dari asap arang.

“Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia diduga akibat asfiksia atau keracunan asap arang,” ujar Iptu Jhon FM Siahaan.

Petugas Polres Humbahas yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. 

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan kedua korban dalam kondisi tidak bernyawa di kamar tidur rumah dengan posisi tubuh telungkup.

Polisi kemudian melakukan olah TKP dan identifikasi. Kedua korban diketahui berinisial DTS (55) dan ENS (55), warga Desa Sorek I, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Doloksanggul untuk dilakukan visum et repertum (VER).

Dalam proses olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya satu tempat pembakaran arang, dua unit telepon genggam, satu bantal berlumur darah, beberapa tas dan dompet berisi uang serta perhiasan emas, dan pakaian milik korban.

Barang bukti berupa sisa pembakaran arang yang ditemukan di dalam kamar korban saat proses identifikasi oleh pihak kepolisian.

Kasat Reskrim menegaskan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban yang mengarah pada tindak pidana.

Berdasarkan keterangan saksi, diketahui kedua korban berdomisili di Provinsi Riau dan kembali ke Doloksanggul untuk menghadiri pesta keluarga sekaligus merayakan Natal dan Tahun Baru.

Pada Sabtu (27/12/2025) sore, salah seorang saksi sempat mendatangi rumah korban namun tidak mendapat respons. 

Hingga akhirnya pada Minggu pagi, keluarga bersama kepala dusun mendobrak pintu rumah dan menemukan kedua korban telah meninggal dunia di dalam kamar.

Anak korban, NYS (33), menyampaikan bahwa pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.

“Pihak keluarga telah menerima dan mengikhlaskan meninggalnya kedua korban,” kata Iptu Jhon FM Siahaan.

Jenazah kedua korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.[]