Kasdam IV/Diponegoro Pimpin Rapat Kesiapan Pembentukan Brigif dan Yonif TP di DIY Tahun 2026

By Parlindungan - Tuesday, 30 December 2025
Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA
Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA

SEMARANG — Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., memimpin rapat kesiapan rencana pembentukan satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang meliputi pembentukan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) untuk Tahun Anggaran 2026.

Rapat dilaksanakan secara tatap muka di Ruang Bina Yudha (RBY) Makodam IV/Diponegoro, Semarang, serta diikuti secara daring oleh satuan jajaran masing-masing, pada Selasa (30/12/2025).

Kegiatan tersebut diikuti para Asisten Kasdam IV/Diponegoro, Komandan Korem jajaran Kodam IV/Diponegoro, serta para Kepala Badan Pelaksana (Kabalak). Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memantapkan kesiapan perencanaan, guna mendukung pembentukan satuan baru yang akan memperkuat postur pertahanan dan kesiapsiagaan Kodam IV/Diponegoro di wilayah DIY.

Menurut Pendam IV/Diponegoro, dalam rapat, pembahasan difokuskan pada kesiapan organisasi, personel, dan materiil, termasuk dukungan logistik serta aspek teritorial yang dibutuhkan dalam setiap tahapan pembentukan Brigif TP dan Yonif TP. Seluruh unsur terkait diminta menyampaikan perkembangan terkini serta kendala yang dihadapi, agar dapat dicarikan solusi secara terpadu dan terkoordinasi.

Selain itu, rapat juga menyoroti kesiapan lokasi pembentukan satuan, termasuk penyiapan marshalling area sebagai elemen penting dalam mendukung penempatan personel, penggelaran materiil, serta pelaksanaan tahapan pembentukan satuan secara sistematis. Setiap satuan diminta memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan dukungan wilayah agar proses berjalan efektif, aman, dan sesuai ketentuan.

Melalui rapat ini, Kodam IV/Diponegoro menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan pimpinan TNI AD dalam pengembangan dan penataan kekuatan satuan secara bertahap, terukur, dan berorientasi pada kesiapan operasional, guna menjawab tantangan tugas ke depan.