SEMARANG – Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro terus mengawal percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah teritorialnya. Kasdam Kodam IV/Diponegoro, Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., memimpin rapat evaluasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Jumat (27/2/2026).
Rapat yang digelar di Makodam dan dilaksanakan melalui video conference (vidcon) ini diikuti seluruh satuan jajaran teritorial Kodam IV/Diponegoro.
Pantau Progres dan Kesiapan Satuan di Lapangan
Evaluasi dilakukan untuk memonitor perkembangan pembangunan jembatan yang tersebar di berbagai daerah di bawah wilayah Kodam IV/Diponegoro.
Beberapa fokus pembahasan dalam rapat meliputi:
1.Capaian progres pembangunan di masing-masing wilayah
2.Kesiapan personel dan satuan dalam penyelesaian pekerjaan
3.Sinkronisasi data administrasi dan laporan lapangan
4.Kendala teknis yang dihadapi serta solusi percepatan
Langkah ini dilakukan agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan tetap mengedepankan ketertiban administrasi.
Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Terkoordinasi
Brigjen TNI M. Andhy Kusuma menekankan pentingnya koordinasi lintas satuan agar tidak terjadi perbedaan data maupun hambatan komunikasi di lapangan.
Melalui evaluasi berkala, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat berlangsung optimal dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Dukung Konektivitas dan Akses Layanan Masyarakat
Program Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari komitmen Kodam IV/Diponegoro dalam mendukung peningkatan konektivitas wilayah.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu:
1.Mempermudah akses transportasi antarwilayah
2.Mendukung aktivitas ekonomi masyarakat
3.Membuka akses pendidikan dan layanan sosial
4.Memperkuat pemerataan pembangunan daerah
Mengutip Pendam IV/ Diponegoro, dengan pengawasan dan evaluasi yang intensif, pembangunan infrastruktur ini menjadi wujud nyata peran TNI AD dalam membantu percepatan pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.




