Humanis di Perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Bantu Warga Panen Kacang Tanah di TTU

By Parlindungan - Friday, 10 April 2026
Personil Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Nelu membantu warga memanen kacang tanah
Personil Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Nelu membantu warga memanen kacang tanah

TTU - Kehadiran Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad tak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Hal ini terlihat saat personel Pos Nelu turun langsung membantu warga memanen kacang tanah di Desa Sunsea, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Jumat (10/04/2026).

Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang rutin dilakukan TNI untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.

Kehadiran prajurit di tengah aktivitas pertanian warga bukan sekadar membantu tenaga, tetapi juga memberikan dukungan moral dalam meningkatkan produktivitas pangan.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dijaga dan diperkuat.

Danpos: Kehadiran Harus Beri Manfaat Nyata

Komandan Pos (Danpos) Nelu, Sertu Kevin menegaskan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan Satgas harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Kami ingin memastikan kehadiran Satgas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Membantu panen ini adalah bentuk silaturahmi sekaligus meringankan beban warga,” ujarnya.

Warga Merasa Terbantu dan Termotivasi

Bagi warga Desa Sunsea, kehadiran personel TNI di ladang memberikan semangat tersendiri. Selain mempercepat proses panen, bantuan tersebut juga mempererat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat.

Kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk dukungan terhadap kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan.

Komitmen Dampingi Warga Perbatasan

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan.

Pendampingan juga akan dilakukan dalam sektor pertanian, kesehatan, hingga pendidikan demi mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Kami akan terus hadir dan mendampingi masyarakat agar wilayah perbatasan semakin maju dan sejahtera,” katanya mengakhiri.