Dua Kali Terbang, Bantuan Udara Taput Sasar Desa Terisolasi: Aksi Cepat Tangani Banjir-Longsor

By Parlindungan - Thursday, 04 December 2025
Helikopter BNPB saat hendak memuat bantuan logistik di  Posko Penanganan Bencana Bandara Silangit.
Helikopter BNPB saat hendak memuat bantuan logistik di Posko Penanganan Bencana Bandara Silangit.

Taput - Upaya percepatan penanganan darurat bencana banjir dan longsor kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melalui Tim Posko Penanganan Bencana Bandara Silangit.

Pada Kamis (4/12/2025), dua penerbangan helikopter dikerahkan untuk menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah desa terisolasi di Kecamatan Adiankoting dan Kecamatan Parmonangan.

Trip Pertama: Torhonas Jadi Prioritas

Penerbangan perdana dimulai pukul 07.30 WIB dengan tujuan Torhonas, Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Adiankoting. Sebanyak 400 kilogram logistik diangkut, terdiri dari beras, mi instan, ikan kering, serta makanan cepat saji lainnya.

Dalam misi yang sama, helikopter turut menjemput Plt. Kasatpol PP Kabupaten Tapanuli Utara yang sedang berada di lokasi terdampak untuk koordinasi lanjutan penanganan bencana.

Trip Kedua: Dialihkan ke Sihaporas Demi Keamanan

Penerbangan kedua dilakukan pukul 11.34 WIB dengan rencana awal menuju Desa Baturarimo, Kecamatan Parmonangan. Namun, situasi di lapangan menunjukkan tidak adanya titik aman untuk pendaratan.

Demi keselamatan, helikopter dialihkan ke Sihaporas, lokasi terdekat yang memungkinkan untuk mendarat. Bantuan seberat 400 kilogram kembali dibawa, berupa beras, mi instan, dan makanan cepat saji yang selanjutnya akan didistribusikan ke Baturarimo dan wilayah sekitar.

Pemkab Taput: Penyaluran Bantuan Udara Akan Terus Berlanjut

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan bahwa pola distribusi udara akan terus dilakukan selama akses darat belum memungkinkan. Langkah ini dinilai krusial untuk memenuhi kebutuhan warga di desa-desa yang masih terisolasi akibat kondisi medan yang sulit.

Pemkab Taput juga menyampaikan apresiasi kepada BNPB, TNI, Polri, serta seluruh tim lapangan yang tak henti bekerja di tengah cuaca dan akses yang menantang.

Imbauan kepada Warga

Pemerintah mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan selama masa tanggap darurat masih berlangsung.(Loksa Situmeang)