Tapteng - Upaya percepatan pemulihan infrastruktur pasca banjir bandang terus dilakukan. Personel Kodim 0211/Tapanuli Tengah bersama Yon TP 906 dan tim teknisi Yonzipur 1/Dhira Dharma mulai mengerjakan pembangunan jembatan modular Type 21 di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Tapteng Rabu (6/5/2026).
Pembangunan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung percepatan pemulihan akses transportasi masyarakat yang sebelumnya terputus akibat bencana.
Fokus Perakitan dan Pembangunan Fondasi
Saat ini, pengerjaan difokuskan pada perakitan konstruksi di titik akses utama serta pengecoran pangkal jembatan (abutmen) di sisi seberang.
Teknologi jembatan modular yang digunakan dinilai efektif karena mampu dibangun dalam waktu relatif cepat, namun tetap memiliki kekuatan dan daya tahan tinggi.
Didukung Alat Berat, Pengerjaan Dipacu Maksimal
Di lapangan, personel gabungan lintas satuan bekerja secara intensif dengan dukungan alat berat berupa excavator untuk mempercepat penyiapan fondasi.
Seluruh proses dilakukan secara terukur dan sistematis agar pembangunan berjalan lancar serta konektivitas antarwilayah bisa segera pulih.
Solusi Cepat Pulihkan Mobilitas dan Ekonomi Warga
Keberadaan jembatan ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat Desa Lubuk Ampolu dan sekitarnya untuk kembali beraktivitas normal.
Selain memperlancar mobilitas harian, jembatan ini juga menjadi kunci dalam memulihkan roda perekonomian warga yang sempat terdampak akibat terhambatnya akses transportasi.
Sinergi TNI Jadi Kunci Percepatan
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa kekompakan dan sinergi antarpersonel menjadi faktor utama dalam percepatan pembangunan jembatan tersebut.
“Sinergi seluruh personel di lapangan kami maksimalkan agar jembatan ini segera tuntas,” ujarnya.
“Fokus utama kami adalah memberikan hasil terbaik demi memudahkan warga melintasi wilayah dan mempercepat transportasi sehari-hari, terutama untuk memulihkan denyut ekonomi pasca bencana,” katanya.
Komitmen Nyata Pemerintah untuk Masyarakat
Menurut Pendam I/BB, pembangunan jembatan modular ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam merespons cepat kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Dengan percepatan ini, diharapkan akses vital yang sempat terputus dapat segera kembali normal, sehingga kehidupan warga bisa berjalan seperti sediakala.




