TOBA – Komandan Kodim (Dandim) 0210/Tapanuli Utara bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIII Kodim 0210/TU melaksanakan kunjungan melayat ke rumah duka almarhumah Merry Kristin Manurung, istri dari Sertu Fernando Siahaan, Babinsa Ramil 16/Laguboti, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan melayat tersebut berlangsung di rumah duka yang beralamat di Jalan Bypass, Desa Lumban Gorat, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, sebagai bentuk empati, kepedulian, dan penghormatan terakhir kepada almarhumah serta dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam suasana duka, Dandim 0210/TU menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhumah Merry Kristin Manurung. Ia menegaskan kehadiran jajaran Kodim 0210/TU merupakan wujud kebersamaan dan perhatian pimpinan terhadap prajurit beserta keluarganya.
“Saya selaku Dandim 0210/TU bersama keluarga besar Kodim 0210/TU menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah Ibu Merry ditempatkan Tuhan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Dandim.
Kepada Sertu Fernando Siahaan, Dandim berpesan agar tetap tabah dan tidak larut dalam kesedihan, mengingat masih ada tanggung jawab besar terhadap anak-anak yang ditinggalkan.
“Tetap kuat dan ikhlas, karena masih ada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Jika ada kendala atau kesulitan, segera sampaikan kepada pimpinan,” pesannya.
Menurut Pendim 0210/TU, Dandim juga memberikan motivasi kepada anak-anak almarhumah agar tetap semangat menuntut ilmu serta berharap Tuhan memberikan penghiburan dan kekuatan bagi seluruh keluarga.
Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIII Kodim 0210/TU turut menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhumah, yang semasa hidupnya merupakan bagian dari keluarga besar Persit Kodim 0210/TU.
“Kami sangat merasa kehilangan atas berpulangnya almarhumah Ibu Merry. Kami terus mendoakan agar beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan penghiburan,” ucap Ketua Persit.
Kunjungan melayat tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan soliditas serta kepedulian keluarga besar TNI AD terhadap sesama prajurit dan keluarga dalam menghadapi masa duka.




