Simalungun — Komandan Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, S.Sos., M.M.A.S., M.Han., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI). Kegiatan berlangsung di Puskodal Koramil 08/Bangun, Jalan Asahan Km 5,5, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Rabu (28/1/2026).
Mengutip Pendim0207/ Simalungun, rakor tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0207/Simalungun Mayor Inf Prawoto, para Perwira Staf (Pasi), serta para Danramil jajaran Kodim 0207/Simalungun. Rapat ini digelar untuk mematangkan rencana pelaksanaan kegiatan KKRI di wilayah teritorial Kodim 0207/Simalungun.
Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana menjelaskan bahwa Korps Kadet Republik Indonesia merupakan program pembinaan generasi muda yang digagas Kementerian Pertahanan bersama TNI. Program ini bertujuan membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan pelajar, khususnya tingkat SMA/SMK, sekaligus menanamkan nilai bela negara, wawasan kebangsaan, dan pengamalan Pancasila dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, cinta tanah air, serta rasa tanggung jawab sosial di kalangan generasi muda. Mereka adalah calon penerus perjuangan bangsa,” ujar Dandim.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan pola pembinaan yang seimbang antara kedisiplinan, nasionalisme, dan kepedulian sosial agar terbentuk generasi yang tangguh dan berkarakter.
“Kami berharap para pelajar di wilayah Kodim 0207/Simalungun tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, semangat juang, serta empati terhadap lingkungan sekitar,” tuturnya lagi.
Rencananya, kegiatan KKRI akan diikuti oleh pelajar dari sejumlah sekolah, antara lain SMKN 1 Pematangsiantar, SMKN 2 Pematangsiantar, SMK Swasta Bintang Timur Pematangsiantar, dan SMK Swasta Kartika Pematangsiantar.
Selain pembinaan fisik dan edukatif, para peserta juga akan menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari pembina TNI dan tokoh masyarakat. Materi tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila, sejarah perjuangan bangsa, serta pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).




