Taput-Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si bersama Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, didampingi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), menerima Kunjungan Lapangan Tim Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Kamis (18/12/2025).
Tim Kementerian Keuangan RI yang hadir berasal dari Direktorat Jenderal Keuangan dan Perimbangan (DJKP), di antaranya Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah Adriyanto serta Direktur Dana Transfer Umum Purwanto beserta jajaran.
Sementara dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) turut hadir Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek Faris Pranawa, Kepala Divisi Umum dan Pengadaan Cipto Adi Utomo, bersama jajaran.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi dan peninjauan lapangan terkait penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara.
Selain itu, pertemuan juga membahas dukungan kebijakan fiskal serta skema pembiayaan untuk percepatan pemulihan pascabencana.
Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kehadiran Kementerian Keuangan RI dan PT SMI di tengah kondisi kebencanaan yang dihadapi daerah. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat dan BUMN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam membantu daerah dan masyarakat terdampak bencana.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen penuh melaksanakan penanganan darurat, pemulihan, rehabilitasi, serta rekonstruksi pascabencana secara terencana, terukur, dan terkoordinasi,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) turut menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa dana tunai sebesar Rp500 juta.
Bantuan tersebut telah ditransfer ke rekening donasi penanganan bencana Kabupaten Tapanuli Utara pada 18 Desember 2025 dan akan dimanfaatkan untuk mendukung upaya tanggap darurat serta pemulihan masyarakat terdampak.
Selain itu, Bupati juga memaparkan kondisi terkini dampak bencana, meliputi kerusakan infrastruktur, penanganan pengungsi, pemulihan layanan dasar, hingga rencana pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak berat.
Dalam pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara turut menyampaikan harapan dukungan Kementerian Keuangan RI dan PT SMI terkait restrukturisasi perpanjangan jangka waktu (tenor) Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2020, guna menjaga keberlanjutan fiskal daerah di tengah percepatan pemulihan pascabencana.
Melalui kunjungan lapangan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, BUMN, dan pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta memastikan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Tapanuli Utara kembali berjalan optimal.(Lokss Situmeang)




