Bupati Taput Hadiri Ibadah Syukuran Awal Tahun 2026 di HKBP Pearaja, Aplikasi Pelayanan Digital Resmi Diluncurkan

By Sehat Siahaan - Monday, 05 January 2026
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si menyampaikan sambutan Forkopimda Tapanuli Raya pada Ibadah Syukuran Awal Tahun 2026 di Kantor Pusat HKBP Pearaja, Tarutung, Senin (5/1/2026).(Foto:Loksa Situmeang/Kabarnas.id)
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si menyampaikan sambutan Forkopimda Tapanuli Raya pada Ibadah Syukuran Awal Tahun 2026 di Kantor Pusat HKBP Pearaja, Tarutung, Senin (5/1/2026).(Foto:Loksa Situmeang/Kabarnas.id)

Taput- Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si, bersama Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, menghadiri Ibadah Syukuran Awal Tahun 2026 yang digelar di Kantor Pusat HKBP Pearaja, Tarutung, Senin (5/1/2026).

Ibadah syukuran tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah kawasan Danau Toba, di antaranya Bupati Humbang Hasundutan Oloan Nababan, Forkopimda Kabupaten Tapanuli Utara, pimpinan HKBP, para pendeta, serta jemaat HKBP dari berbagai wilayah.

Dalam rangkaian kegiatan, Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST secara resmi melaunching Aplikasi Pedoman Pelayanan HKBP. 

Aplikasi ini merupakan inovasi digital yang bertujuan memperkuat, menyeragamkan, dan meningkatkan kualitas pelayanan gereja HKBP di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan sambutan Forkopimda Tapanuli Raya.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mengimplementasikan nilai-nilai pelayanan yang berlandaskan filosofi marTuhan, marroha, dan marbisuk sebagai fondasi utama dalam melayani masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berupaya mengimplementasikan nilai marTuhan, marroha, dan marbisuk sebagai fondasi utama dalam setiap pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati JTP Hutabarat tegas.

Bupati juga mengungkapkan bahwa setiap tahun Pemkab Tapanuli Utara mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk mendukung kolaborasi dengan gereja, meliputi pembangunan rumah ibadah serta pemberian insentif bagi guru sekolah minggu.

Ia berharap peran generasi muda, khususnya Naposo HKBP, semakin dioptimalkan dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada HKBP atas peran aktifnya dalam penanganan bencana alam di Tapanuli Utara.

Tercatat tiga gereja HKBP digunakan sebagai tempat pengungsian warga terdampak bencana. Dari tujuh kecamatan terdampak, dua di antaranya mengalami dampak yang sangat parah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami mengucapkan terima kasih kepada Ompui Ephorus HKBP yang sejak awal bencana terus aktif berkolaborasi dengan pemerintah, serta kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan bantuan,” ujar Bupati.

Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, gereja, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana di Tapanuli Utara, yang mendapat apresiasi sebagai salah satu penanganan tercepat di wilayah Sumatera Utara.(Loksa Situmeang)