Humbahas - Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, bersama Sekda Chiristison R Marbun dan Ketua TP PKK Ny. Erma Oloan P Nababan, menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di wilayah Doloksanggul pada Senin, 30 Maret 2026, dengan melibatkan jajaran perangkat daerah.
Kolaborasi Kemensos dan PT Pos Indonesia
Bantuan ini merupakan program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.
Distribusi bantuan dipusatkan di dua lokasi, yakni Kantor Pos Onan Ganjang dan Aula Kantor Camat Pakkat. Sementara itu, penyaluran lanjutan dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Parlilitan pada Selasa (31/3/2026).
Bentuk Kepedulian Pemerintah untuk Warga
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Ia juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam memastikan perlindungan sosial serta terpenuhinya kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.
Total Bantuan Capai Rp2,58 Miliar
Menurut Diskominfo Humbahas, kepala Dinas Sosial, Rambe Mardongan Manalu, menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2.585.400.000.
Bantuan tersebut diberikan kepada 202 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di sejumlah wilayah terdampak di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Warga Apresiasi Respons Cepat Pemerintah
Mewakili penerima bantuan, Henri Panggabean menyampaikan rasa terima kasih kepada Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat terdampak.
Ia juga mengapresiasi peran aktif Bupati Humbahas yang dinilai selalu hadir di tengah masyarakat sejak awal bencana, memberikan dukungan moril, serta cepat berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
Komitmen Pemulihan Pascabencana
Langkah cepat penyaluran bantuan ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani dampak bencana.
Diharapkan, bantuan yang diberikan dapat membantu percepatan pemulihan serta meringankan beban masyarakat yang terdampak, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di wilayah Humbang Hasundutan.




