Jakarta – Asisten Operasi (Asops) Kasau, Marsda TNI Suliono, S.Sos., memimpin Rapat Evaluasi Bidang Operasi sekaligus Rapat Koordinasi Penyusunan Sasaran Pembinaan Kemampuan Operasi (Sasbinpuanops) TNI Angkatan Udara Tahun Anggaran 2025 di Gedung Serbaguna Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (16/12/2025).
Dalam sambutannya, Asops Kasau menekankan bahwa rapat ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program kerja operasi TNI AU selama 2025, mengidentifikasi kendala dan hambatan, serta menjadikannya lesson learned untuk perencanaan program kerja 2026.
Marsda TNI Suliono juga mengajak seluruh jajaran operasi TNI AU untuk menyatukan visi dan misi, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal, terarah, dan selaras dengan kebijakan pimpinan TNI maupun TNI AU.
Lebih lanjut, Asops Kasau menyoroti kepercayaan negara yang diberikan kepada TNI AU melalui kedatangan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) modern, termasuk pesawat angkut, helikopter, pesawat tempur generasi terbaru, serta sistem pendukungnya. Modernisasi ini diharapkan memperkuat kesiapan operasional TNI AU sekaligus meningkatkan daya tangkal terhadap berbagai ancaman strategis, yang membutuhkan kesiapan sumber daya manusia yang selaras dengan kemajuan teknologi alutsista.
Asops Kasau juga menekankan penerapan Capability Life Cycle oleh Sopsau sebagai langkah strategis dalam pembinaan profesionalisme prajurit TNI AU. Konsep ini diharapkan membawa perubahan positif dalam kualitas dan efektivitas pelaksanaan tugas.
“Keunggulan hanya dapat dicapai melalui konsistensi seluruh personel TNI AU dalam menjaga semangat pengabdian serta meningkatkan safety awareness sebagai bentuk kepedulian terhadap satuan,” ucap tegas Marsda TNI Suliono dikutip dari Dispen AU.
Dengan langkah-langkah strategis ini, TNI AU diharapkan mampu unggul dalam setiap penugasan, sekaligus memperkuat profesionalisme dan kesiapan operasional yang handal.




