49 Personel Polres Simalungun Naik Pangkat, Kapolres Tegaskan Hati Tulus sebagai Kunci Pengayoman

By Parlindungan - Friday, 02 January 2026
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang,  saat memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat 49 personel
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, saat memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat 49 personel

SimalungunKapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat 49 personel Polres Simalungun periode 1 Januari 2026, di Lapangan Apel Mako Polres Simalungun, Jumat (2/1/2026). Dalam amanatnya, Kapolres menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar status, melainkan tanggung jawab lebih besar untuk mengayomi masyarakat dengan hati tulus.

Menurut Kabag SDM Polres Simalungun, KOMPOL Manaek Sahala Ritonga, S.H., M.H., filosofi pengayoman menjadi pesan utama upacara ini. Dengan pangkat yang lebih tinggi, kemampuan melindungi dan melayani masyarakat harus semakin kuat. Polri bukan penguasa yang ditakuti, melainkan pengayom yang dipercaya masyarakat.

Upacara dibuka dengan doa bersama, menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa dan masyarakat dimulai dari keikhlasan spiritual. Kehadiran Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun, Ny. Nanik M. Aritonang, beserta pengurus Bhayangkari, juga menjadi simbol dukungan keluarga sebagai pondasi kuat bagi personel yang mengabdi.

Kapolres menekankan bahwa kenaikan pangkat adalah apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan prestasi kerja personel. Namun, amanat utamanya adalah pesan agar setiap personel meningkatkan pengabdian dengan hati tulus, memperkuat profesionalisme, dan terus melayani masyarakat. Kapolres juga mengingatkan agar tidak lupa bersyukur dan menghargai dukungan keluarga yang ikut berkorban dalam tugas pengayoman.

Secara khusus, Kapolres memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Tugas pengamanan ini menuntut kesiapsiagaan tinggi, dan keberadaan personel di lapangan membuat masyarakat merasa aman dan nyaman, membuktikan Polri telah menjalankan perannya sebagai pengayom sejati.

Menatap tahun 2026, Kapolres mengarahkan agar seluruh personel menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan, dan mempertahankan sinergitas agar pengayoman terhadap masyarakat tetap optimal. Upacara ditutup dengan doa bersama untuk perlindungan dan bimbingan Tuhan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, nusa, dan bangsa.

Kabag SDM menambahkan pesan inspiratif bagi 49 personel yang naik pangkat: “Dengan pangkat baru datang tanggung jawab lebih besar. Jadikan 2026 sebagai tahun menjadi pengayom sejati, dicintai dan dipercaya masyarakat bukan karena pangkat, tetapi karena hati tulus dalam melayani.” Amanat ini disambut dengan standing ovation dari seluruh peserta upacara, menandai tekad mereka untuk terus mengabdi bagi masyarakat Simalungun.