364 KK Korban Bencana di Taput Terima Bantuan Rp2,9 Miliar, Bupati JTP Soroti Kejujuran Data

By Sehat Siahaan - Saturday, 28 March 2026
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius T.P. Hutabarat bersama jajaran Forkopimda menyerahkan secara simbolis bantuan dari Kemensos RI kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aula Martua, Tarutung, Sabtu (28/3/2026).
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius T.P. Hutabarat bersama jajaran Forkopimda menyerahkan secara simbolis bantuan dari Kemensos RI kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aula Martua, Tarutung, Sabtu (28/3/2026).

Taput- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) resmi menyalurkan Bantuan Isi Hunian dan Bantuan Penguatan Ekonomi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025.

Penyaluran bantuan secara simbolis tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius T.P. Hutabarat, S.Si, M.Si, di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Sabtu (28/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa JTP Hutabarat menegaskan pentingnya kejujuran data penerima bantuan agar penyaluran tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

“Kami berharap masyarakat terdampak harus jujur dalam memberikan data agar tidak terjadi kekisruhan di lapangan. Seperti halnya hunian tetap yang dibangun sekarang, awalnya terdata 103 KK, namun setelah verifikasi dan keinginan warga menyatakan mundur secara mandiri, data menjadi 70 KK. Hal seperti ini sangat berdampak tidak baik. Kejujuran ini sangat kami hargai demi keadilan bagi seluruh warga,” ujar Bupati Jonius.

Bupati JTP juga mengingatkan agar bantuan yang diterima masyarakat tidak digunakan untuk kebutuhan konsumtif, melainkan dimanfaatkan untuk pemulihan pascabencana dan membangkitkan kembali usaha ekonomi keluarga.

“Gunakan dana ini sebaik-baiknya untuk memulihkan kondisi rumah dan memulai kembali usaha ekonomi yang sempat terpuruk,” ucapnya menambahkan.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Tapanuli Utara, Bontor Hutasoit, dalam laporan tertulisnya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.

Ia menjelaskan, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2.912.000.000 atau Rp2,9 miliar, yang diperuntukkan bagi 364 Kepala Keluarga (KK) di 11 kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi.

“Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan total bantuan sebesar Rp8.000.000, dengan rincian Rp3.000.000 untuk pengisian perabotan hunian dan Rp5.000.000 untuk stimulan penguatan ekonomi,” katanya.

Sebaran Penerima Bantuan di Taput

Berdasarkan data hasil pemutakhiran, bantuan tersebut diberikan kepada warga terdampak di 11 kecamatan dengan rincian:

-Kecamatan Adiankoting: 203 KK

-Kecamatan Tarutung: 60 KK

-Kecamatan Pahae Jae: 23 KK

-Kecamatan Purbatua: 20 KK

-Kecamatan Sipoholon: 19 KK

-Kecamatan Parmonangan: 18 KK

-Kecamatan Siatas Barita: 7 KK

-Kecamatan Pahae Julu: 6 KK

-Kecamatan Sipahutar: 5 KK

-Kecamatan Pangaribuan: 2 KK

-Kecamatan Simangumban: 1 KK

    Untuk penerima bantuan di Kecamatan Adiankoting dan Tarutung, penyerahan dilakukan pada hari yang sama. 

    Sementara untuk penerima di 9 kecamatan lainnya, penyaluran dijadwalkan berlangsung di Kantor Pos masing-masing kecamatan pada Senin, 30 Maret 2026.

    Acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Tapanuli Utara, para pimpinan perangkat daerah, Executive Manager PT Pos Indonesia Tarutung, serta para Camat dan Kepala Desa terkait.

    Pemkab Taput berharap bantuan dari Kemensos RI ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi dorongan awal bagi warga untuk kembali bangkit setelah terdampak bencana.(Loksa Situmeang)