CILANGKAP – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam pelaksanaan Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Prajurit Karier TNI Program Khusus Tahun Anggaran 2026, Kamis (29/1/2026), bertempat di Markas Besar TNI, Cilangkap. Acara penting militer ini juga dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai bentuk dukungan tinggi terhadap generasi perwira baru.
Sebanyak 260 perwira baru resmi dilantik, terdiri atas 172 pria dan 88 wanita, yang telah menuntaskan pendidikan dan pembinaan dalam lembaga pendidikan strategis nasional sebelum menghadiri prosesi sumpah perwira.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa Prasetya Perwira bukan sekadar seremoni, melainkan puncak proses pendidikan dan tanda awal pengabdian sebagai prajurit rakyat, pejuang bangsa, serta tentara profesional. Ia mengingatkan para perwira remaja untuk menjunjung tinggi nilai Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam tugas mereka menjaga kedaulatan negara.
Mengutip Kemhan, Panglima TNI juga menyampaikan bahwa para perwira yang dilantik merupakan lulusan dari berbagai institusi strategis seperti Universitas Pertahanan, Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug hal ini menunjukkan komitmen TNI merekrut talenta berkualitas dan siap menjawab tantangan zaman.
Usai upacara, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan ucapan selamat dan dukungan kepada seluruh perwira muda yang baru saja mengemban sumpah dan tanggung jawab negara, menegaskan bahwa pengabdian mereka menjadi bagian penting dari kekuatan pertahanan nasional.
Upacara Prasetya Perwira ini sekaligus menjadi momentum awal bagi 260 perwira TNI untuk memasuki karier sebagai prajurit profesional yang adaptif, responsif, dan siap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam dinamika tantangan global dan nasional yang terus berkembang.




