Jakarta - Wakasal Beri Pembekalan Strategis di Lemhannas
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., mewakili Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali memberikan ceramah strategis kepada peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX di Lemhannas RI, Jakarta, Rabu (8/4).
Kegiatan ini membahas arah kebijakan pembinaan kekuatan TNI Angkatan Laut dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global, regional, hingga nasional.
Ancaman Maritim Semakin Kompleks
Dalam paparannya, Wakasal menegaskan bahwa tantangan di sektor maritim kini semakin kompleks, mencakup ancaman konvensional maupun non-konvensional.
“Dinamika ancaman maritim yang semakin kompleks menuntut TNI AL untuk terus beradaptasi dan memperkuat berbagai aspek strategis,” ungkapnya.
Hal ini menuntut kesiapan TNI AL dalam menjaga stabilitas keamanan laut Indonesia yang semakin dinamis.
Lima Pilar Penguatan TNI AL
Untuk menjawab tantangan tersebut, TNI AL fokus pada penguatan lima domain utama sebagai pilar strategi pertahanan maritim, yaitu:
- Pengamanan wilayah yurisdiksi laut
- Pembangunan postur dan modernisasi kekuatan
- Pembinaan sumber daya manusia
- Penguatan sinergi antar instansi
- Peningkatan kerja sama internasional
“Pembinaan kekuatan TNI AL harus dilakukan secara sistematis dan terintegrasi dengan kebijakan pertahanan negara,” ucap Wakasal.
Sinergi dan Integrasi Jadi Kunci
Wakasal juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional di laut.
Pendekatan terintegrasi antara TNI AL dengan instansi terkait dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tantangan keamanan maritim yang terus berkembang.
Bekali Peserta P4N dengan Wawasan Strategis
Melalui kegiatan ini, para peserta P4N Lemhannas RI diharapkan memiliki pemahaman komprehensif terkait peran dan kebijakan TNI AL dalam sistem pertahanan negara.
Pemahaman tersebut penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun pertahanan yang adaptif dan tangguh.
Wujudkan TNI AL Modern dan Profesional
Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Kasal dalam mewujudkan TNI Angkatan Laut yang modern, profesional, dan memiliki daya gentar tinggi.
“Penguatan TNI AL bertujuan menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” menjadi komitmen utama dalam setiap kebijakan yang dijalankan.
Dengan strategi yang terarah dan kolaboratif, TNI AL diharapkan mampu menjawab tantangan global serta menjaga keamanan maritim Indonesia secara berkelanjutan.




