Kasum TNI Gembleng Perwira Seskoad: Siapkan Pemimpin Visioner Hadapi Konflik Modern

By Parlindungan - Tuesday, 05 May 2026
Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon
Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon

Bandung - Richard Tampubolon memberikan kuliah umum kepada para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat. Kegiatan berlangsung di Gedung Gatot Subroto Seskoad, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/5/2026).

Pembekalan ini menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan para perwira menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks, khususnya dalam penanganan konflik di berbagai wilayah Indonesia.

Bekal Hadapi Konflik yang Kian Kompleks

Dalam pemaparannya, Richard menegaskan bahwa dinamika konflik saat ini menuntut kesiapan lebih dari sekadar kemampuan teknis militer. Ia menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap karakteristik wilayah dan situasi konflik.

“Para perwira harus mampu memahami kompleksitas konflik serta memiliki kesiapan menghadapi berbagai dinamika yang terus berkembang,” tegasnya.

Tekankan Pola Pikir Visioner dan Profesionalisme

Kasum TNI juga menggarisbawahi pentingnya pola pikir visioner, ketajaman analisis, serta profesionalisme tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Pola pikir visioner dan kemampuan analisis yang tajam menjadi kunci keberhasilan operasi, terutama di wilayah dengan karakteristik konflik yang beragam,” ujar Richard.

Diskusi Interaktif, Pasis Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Kegiatan kuliah umum berlangsung interaktif dan dinamis. Para perwira siswa aktif berdiskusi dan menggali berbagai isu strategis yang berkaitan dengan tugas ke depan.

Antusiasme tinggi dari peserta menunjukkan keseriusan mereka dalam memperdalam pemahaman serta memperluas perspektif terhadap tantangan yang akan dihadapi di lapangan.

Perkuat Kepemimpinan dan Wawasan Strategis

Menurut Puspen TNI, dengan pembekalan ini, para Pasis Dikreg LXVII Seskoad diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kepemimpinan serta wawasan strategis.

Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan siap menjalankan tugas secara profesional dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).