JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menerima penghargaan dari Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Prof. dr. Taruna Ikrar M. Biomed., PhD, yang diterima oleh Sekda Kabupaten Humbang Hasundutan, Chiristison Rudianto Marbun, didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB, Alexander Gultom, Kamis (29/1/2026) di Aula Gedung Merah Putih Jakarta.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Seminar Nasional Pengawasan Obat dan Makanan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) BPOM ke-25 dengan tema “Komitmen 25 Tahun Mengawal Kualitas dan Keamanan Obat serta Makanan Menuju Indonesia Emas 2045”.
BPOM menegaskan perannya sebagai lembaga pengawas yang memastikan keamanan obat dan makanan dari hulu hingga hilir. Melalui berbagai program strategis dan kemitraan dengan pemangku kepentingan, BPOM menekankan pentingnya pengawasan yang ketat untuk melindungi masyarakat.
Chiristison Rudianto Marbun menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan atas nama Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH., sebagai apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pengawasan obat dan makanan serta keamanan pangan. Menurutnya, pengawasan ini tidak hanya melindungi masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi pembangunan daerah yang sehat dan berdaya saing.
“Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan pembinaan kepada pelaku usaha, serta mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan pangan,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Loka POM Toba, Tiur Gultom, S.Farm., menyampaikan apresiasi kepada Bupati Humbang Hasundutan beserta jajaran atas dukungan dan komitmen mereka dalam mendukung pengawasan obat dan makanan di wilayah Humbang Hasundutan. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat secara berkelanjutan.
Dengan penghargaan ini, Humbang Hasundutan menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem pengawasan obat dan makanan yang efektif, sekaligus menegaskan peran pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.




