Asops Kasal Pimpin Evaluasi Latihan TNI AL 2025, Armada Jaya ke-43

By Parlindungan - Wednesday, 17 December 2025
Rapat Evaluasi Latihan TNI AL Semester II Tahun Anggaran 2025  (foto; Dispen AL)
Rapat Evaluasi Latihan TNI AL Semester II Tahun Anggaran 2025 (foto; Dispen AL)

JAKARTA – Staf Operasi TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar Rapat Evaluasi Latihan TNI AL Semester II Tahun Anggaran 2025 sebagai langkah strategis untuk menilai pelaksanaan latihan sepanjang tahun sekaligus menjadi dasar penyusunan rencana latihan ke depan. Rapat dipimpin Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksda TNI Yayan Sofiyan, bertempat di Selasar Atas Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan evaluasi ini bertujuan mengukur efektivitas latihan yang telah dilaksanakan selama Semester II TA 2025, sekaligus menyempurnakan sistem latihan agar tetap selaras dengan tuntutan tugas operasional serta dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang. Dalam forum tersebut, Staf Operasi TNI AL juga menginventarisasi berbagai kendala yang muncul pada setiap tahapan latihan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pascalatihan, sebagai bahan perbaikan agar tidak terulang di masa mendatang.

Pada pembahasan latihan dalam negeri, perhatian khusus tertuju pada Latihan Armada Jaya ke-43 yang dinilai memiliki nilai strategis tinggi. Latihan ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya TNI AL mengintegrasikan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) secara bersamaan dalam satu skenario latihan.

Latihan Armada Jaya ke-43 dirancang untuk menguji kesiapsiagaan dan kemampuan tempur armada dalam menghadapi beragam spektrum ancaman, mulai dari konflik bersenjata, penegakan hukum di laut, hingga misi kemanusiaan dan perlindungan sumber daya alam nasional.

Mengutip Dispen AL, selain latihan di dalam negeri, rapat evaluasi juga menyoroti latihan bersama dengan angkatan laut negara sahabat, baik yang dilaksanakan di wilayah Indonesia maupun di luar negeri. Evaluasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kerja sama internasional sekaligus memperkuat profesionalisme prajurit TNI AL dalam menghadapi tantangan keamanan maritim global.