TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ballpress dari Malaysia di Tarakan, Negara Selamatkan Ratusan Juta

By Parlindungan - Saturday, 11 April 2026
Kodaeral XIII bersama Satuan Intelijen berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal berupa 11 ballpress di wilayah Juata Laut, Tarakan
Kodaeral XIII bersama Satuan Intelijen berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal berupa 11 ballpress di wilayah Juata Laut, Tarakan

Tarakan -TNI Angkatan Laut melalui Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) XIII bersama Satuan Intelijen berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal berupa ballpress di wilayah Juata Laut, Tarakan, Jumat malam (10/4/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sebanyak 11 karung ballpress yang diduga berasal dari Malaysia.

Amankan Barang Bukti dan Kendaraan Pengangkut

Selain menyita barang ilegal, TNI AL juga mengamankan satu unit mobil pickup yang digunakan sebagai sarana distribusi di darat.

Dari hasil penindakan ini, potensi kerugian negara yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai Rp 447,5 juta.

Pelaku Diduga Kabur, Jaringan Terorganisir Terendus

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku belum berhasil diamankan dan diduga melarikan diri saat operasi berlangsung.

Meski demikian, aparat menemukan indikasi kuat adanya keterlibatan jaringan penyelundupan lintas negara antara Malaysia dan Indonesia yang terorganisir.

Modus Gunakan Jalur Laut dan Darat

Hasil sementara menunjukkan bahwa aktivitas penyelundupan ballpress masih cukup tinggi, dipicu oleh tingginya permintaan pasar domestik dan keuntungan ekonomi yang besar.

“Modus operandi yang digunakan terbilang terstruktur, yakni memanfaatkan jalur laut menggunakan speedboat, kemudian didistribusikan melalui jalur darat dengan kendaraan pickup,” ungkap sumber terkait.

TNI AL Dalami Jaringan dan Sindikat

Sebagai tindak lanjut, TNI AL akan memproses hukum barang bukti sesuai ketentuan yang berlaku serta mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan yang terlibat.

Penelusuran juga akan difokuskan pada pemodal, jalur distribusi, hingga kemungkinan keterlibatan sindikat yang lebih besar.

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Dalam upaya pemberantasan penyelundupan, TNI AL terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Bea Cukai, Polri, dan Kejaksaan.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia.

Komitmen Jaga Kedaulatan Laut Indonesia

Menurut Dispen AL, kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan pengawasan wilayah laut.

“TNI AL berkomitmen untuk terus menjaga kedaulatan perairan serta memberantas segala bentuk pelanggaran hukum demi melindungi kepentingan negara,” tegasnya.

Upaya Berkelanjutan Lindungi Ekonomi Negara

Keberhasilan ini menjadi bukti keseriusan TNI AL dalam mencegah kerugian negara sekaligus menekan praktik ilegal yang merugikan perekonomian nasional.

Ke depan, pengawasan di wilayah perbatasan laut akan terus diperketat guna menutup celah bagi aktivitas penyelundupan.