Yonarhanud 16 Kostrad Tempur di Maros, Prajurit Asah Ketangguhan dengan Rudal Starstreak

By Parlindungan - Thursday, 14 May 2026
Prajurit Batalyon Arhanud 16/SBC/3 Kostrad menggelar latihan taktis Satuan Tembak
Prajurit Batalyon Arhanud 16/SBC/3 Kostrad menggelar latihan taktis Satuan Tembak

Maros - Prajurit Batalyon Arhanud 16/SBC/3 Kostrad menggelar latihan taktis Satuan Tembak (Satbak) di wilayah Kecamatan Tanralili dan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (14/5/2026).

Latihan berlangsung dengan penuh semangat dan profesionalisme sebagai bagian dari upaya peningkatan kemampuan tempur serta kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas pertahanan udara.

Asah Kemampuan Tempur dengan Rudal Starstreak

Dalam latihan tersebut, prajurit Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad menggunakan Alutsista Rudal Starstreak sebagai bagian dari penguatan kemampuan operasional pertahanan udara.

Kegiatan Satbak ini menjadi sarana penting untuk menguji kesiapan personel sekaligus kemampuan teknis dalam pengoperasian sistem persenjataan modern milik TNI AD.

Latihan dilakukan secara terukur dan sistematis agar seluruh prajurit mampu memahami prosedur tempur, koordinasi lapangan, hingga respons cepat terhadap ancaman udara.

Danyon Arhanud 16 Tinjau Langsung Latihan

Komandan Batalyon Arhanud 16/SBC, Letkol Arh Herru Kurniawan, S.E., M.Han, turut hadir meninjau langsung pelaksanaan latihan di titik gelar Satbak.

Dalam kesempatan tersebut, Danyon memberikan arahan kepada prajurit agar terus menjaga disiplin, loyalitas, dan profesionalisme selama menjalankan tugas negara.

“Latihan ini menjadi bagian penting untuk menjaga kesiapan operasional satuan sekaligus meningkatkan kemampuan tempur prajurit,” ujar Herru Kurniawan di sela kegiatan.

Kehadiran pimpinan di lapangan juga menjadi motivasi tersendiri bagi prajurit untuk menampilkan performa terbaik selama latihan berlangsung.

Tingkatkan Kesiapan Operasional Satuan

Selain fokus pada peningkatan kemampuan tempur, latihan Satbak ini juga menjadi bagian dari pembinaan personel yang dilakukan secara berkelanjutan.

Pembinaan tersebut bertujuan menjaga kesiapan operasional satuan agar tetap optimal dalam menghadapi berbagai potensi ancaman terhadap wilayah udara nasional.

Menurut jajaran Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad, latihan rutin sangat penting untuk membentuk prajurit yang tangguh, responsif, dan siap diterjunkan kapan saja.

Wujud Kesiapan Jaga Kedaulatan Udara

Melalui latihan yang konsisten dan terarah, prajurit Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad diharapkan semakin profesional dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

“Prajurit harus selalu siap menjaga kedaulatan wilayah udara nasional dengan kemampuan tempur yang optimal dan mental juang yang kuat,” ucap salah satu instruktur latihan.

Menurut Penkostrad, latihan taktis ini sekaligus menjadi bukti komitmen TNI AD dalam memperkuat sistem pertahanan udara nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesiapan alutsista modern.