Wabup Dairi Hadiri Konsultasi Publik RKPD Provsu 2027, Dorong Perencanaan Adaptif dan Tepat Sasaran

By Parlindungan - Thursday, 29 January 2026
Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, saat menghadiri kegiatan Konsultasi Publik RKPD Provsu Tahun 2027
Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, saat menghadiri kegiatan Konsultasi Publik RKPD Provsu Tahun 2027

MEDAN – Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, menghadiri kegiatan Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Tahun 2027 yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (29/1/2027).

Forum yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Provsu ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. 

Konsultasi publik mengusung tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Memperkuat Daya Saing Wilayah serta Mendorong Transformasi Ekonomi Daerah”.

Kegiatan ini bertujuan menjaring aspirasi, masukan, dan harapan para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2027. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan kebutuhan daerah dengan arah kebijakan pembangunan jangka menengah dan nasional.

Ditemui usai kegiatan, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala menyampaikan bahwa konsultasi publik ini membahas berbagai rumusan, masukan, serta saran sebagai bahan penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Provsu Tahun 2027. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara kebijakan pembangunan di tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat.

“Perencanaan pembangunan daerah harus sejalan dengan program strategis nasional Asta Cita, namun tetap disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat di masing-masing wilayah,” ujarnya.

Menurut Wahyu Daniel Sagala, forum ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi seluruh pemerintah daerah agar lebih adaptif dan cermat dalam menyusun perencanaan pembangunan. Ia berharap proses perencanaan dilakukan secara optimal agar hasilnya benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ucap Daniel mengakhiri sebagaimana mengutip Diskominfo Dairi.