TMMD Buka Akses 6 Km Sijarango–Pusuk II, Bupati Humbahas dan Dandim 0210/TU Tinjau Langsung Lokasi

By Parlindungan - Monday, 23 February 2026
Bupati Humbahas, DR. Oloan P. Nababan bersama Dandim 0210/TU, Letkol Kav Ronald Tampubolon, melakukan peninjauan rencana pembukaan jalan dalam program TMMD di wilayah Sijarango menuju Pusuk II Simaninggir
Bupati Humbahas, DR. Oloan P. Nababan bersama Dandim 0210/TU, Letkol Kav Ronald Tampubolon, melakukan peninjauan rencana pembukaan jalan dalam program TMMD di wilayah Sijarango menuju Pusuk II Simaninggir

Humbang Hasundutan – Bupati Humbang Hasundutan, DR Oloan Paniaran Nababan bersama Dandim 0210/TU, Letkol Kav Ronald Tampubolon, melakukan peninjauan rencana pembukaan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Sijarango menuju Pusuk II Simaninggir.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus melihat secara langsung kondisi medan yang akan menjadi sasaran pembangunan. Program TMMD ini dirancang sebagai langkah konkret membuka akses jalan baru guna meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Mengutip Diskominfo Humbahas, rencana pembukaan jalan sepanjang kurang lebih 6 kilometer itu dijadwalkan mulai dikerjakan pada Triwulan III (TW III) atau sekitar Juli 2026. Proyek ini diharapkan mampu mendorong kelancaran transportasi, khususnya dalam mendukung distribusi hasil pertanian serta mobilitas masyarakat.

Bupati Oloan Paniaran Nababan menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, terutama Kodim 0210/TU, yang terus menunjukkan komitmen dan sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam percepatan pembangunan daerah.

Menurutnya, pembukaan akses jalan Sijarango–Pusuk II Simaninggir menjadi langkah strategis untuk mengatasi keterisolasian wilayah serta mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Sementara itu, Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

“Melalui TMMD, kita ingin membangun infrastruktur sekaligus membangun semangat kolaborasi dan partisipasi warga,” ucap Dandim tegas.

Dengan terealisasinya jalan sepanjang 6 kilometer tersebut, konektivitas antarwilayah diharapkan semakin optimal. Selain mempercepat distribusi hasil pertanian, akses ini juga membuka peluang pengembangan potensi desa yang selama ini terhambat keterbatasan infrastruktur.

Kegiatan peninjauan yang berlangsung di Desa Sijarango II itu turut dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Plt. Camat Pakkat, Kepala Desa Sijarango I dan II, perangkat desa, serta masyarakat setempat yang menyambut positif rencana pembangunan jalan tersebut.