Disambut Gondang dan Ulos di Huta Siallagan, Wamen Bappenas Terima Proposal Wisata Baru Samosir

By Parlindungan - Saturday, 09 May 2026
Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas dan rombongan foto bersama didepan rumah adat Batak di Huta Siallagan
Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas dan rombongan foto bersama didepan rumah adat Batak di Huta Siallagan

Samosir - Nuansa adat Batak kental menyambut kedatangan Febrian Alphyanto Ruddyard bersama rombongan di Objek Wisata Huta Siallagan, Kecamatan Simanindo, Jumat (08/05/2026).

Kehadiran Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas tersebut disambut langsung oleh Ariston Tua Sidauruk sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan besar terhadap percepatan pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Samosir.

Turut hadir dalam rombongan pejabat dari berbagai kementerian dan lembaga, di antaranya Inspektur Utama Bappenas Oktorika, Sekretaris Menteri Pariwisata Bayu Azi, Direktur Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital Bappenas Wahyu Wijayanto, Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Rossy Wediawati, serta perwakilan Kementerian PU Yenny.

Sementara itu, jajaran Pemkab Samosir yang mendampingi Wakil Bupati antara lain para asisten daerah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tetty Naibaho, Sekretaris Dinas Kominfo Agustianto Sitinjak, dan Camat Simanindo Hans Rikardo Sidabutar.

Menyusuri Jejak Leluhur Batak di Batu Persidangan

Kunjungan diawali dengan peninjauan kawasan wisata budaya Huta Siallagan yang selama ini dikenal sebagai situs bersejarah Batu Persidangan.

Destinasi tersebut menjadi salah satu ikon wisata budaya di Kabupaten Samosir karena menyimpan nilai sejarah dan jejak peradaban masyarakat Batak tempo dulu.

Suasana semakin semarak ketika Wamen bersama Wakil Bupati dan rombongan ikut manortor mengenakan ulos, diiringi alunan gondang Batak yang menggema di kawasan wisata tersebut.

Momen itu menjadi simbol kuat pelestarian budaya sekaligus promosi wisata berbasis kearifan lokal di kawasan Danau Toba.

Pemkab Samosir Serahkan Proposal Wisata Baru ke Bappenas

Tidak hanya menikmati panorama dan budaya lokal, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Samosir untuk menyampaikan kesiapan pembangunan sektor pariwisata berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Samosir menyerahkan proposal pembangunan daya tarik wisata baru lengkap dengan Master Plan dan Detail Engineering Design (DED) kepada Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas.

Ariston menegaskan, proposal tersebut menjadi bukti keseriusan Pemkab Samosir dalam menata destinasi unggulan baru yang terintegrasi dengan potensi alam, budaya, dan ekonomi masyarakat.

“Kami percaya sektor pariwisata adalah salah satu kekuatan utama Kabupaten Samosir. Karena itu kami hadir dengan perencanaan yang matang, agar pembangunan yang dilakukan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Ariston.

Harap Dukungan Pusat untuk Pariwisata Samosir

Ariston berharap kunjungan Wakil Menteri PPN bersama rombongan dapat membawa dukungan nyata dari pemerintah pusat bagi percepatan pembangunan kawasan strategis pariwisata di Samosir.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting untuk mendorong Samosir berkembang sebagai destinasi wisata kelas dunia berbasis budaya dan kelestarian alam.

“Kunjungan ini menjadi kehormatan yang memberikan semangat baru. Kami berharap sinergi antara pusat dan daerah semakin kuat sehingga Samosir dapat berkembang menjadi destinasi pariwisata kelas dunia berbasis budaya dan kelestarian alam,” tuturnya.

Ia menilai Kabupaten Samosir memiliki posisi strategis sebagai jantung kawasan Danau Toba, sehingga pengembangan sektor pariwisata akan berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi regional.

Karena itu, dukungan infrastruktur, pengembangan destinasi baru, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi kebutuhan penting untuk mendukung kemajuan pariwisata ke depan.

Optimistis Samosir Makin Maju Lewat Pariwisata

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir optimistis kolaborasi bersama pemerintah pusat akan semakin membuka jalan percepatan pembangunan daerah.

Menurut Dsikominfo Samosir, dengan kekuatan budaya, panorama alam, dan dukungan pengembangan destinasi, Samosir diyakini mampu tumbuh menjadi daerah wisata unggulan yang maju, berdaya saing, dan menyejahterakan masyarakat melalui sektor pariwisata.