Tapanuli Tengah – Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya Bsc memimpin langsung kegiatan groundbreaking rehabilitasi lahan sawah yang terdampak bencana di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Program ini menjadi langkah konkret Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Mengutip Diskominfo Sumut, kegiatan tersebut menegaskan komitmen Pemprov Sumut dalam memulihkan produktivitas pertanian serta menggerakkan kembali roda ekonomi petani pascabencana. Melalui program rehabilitasi ini, pemerintah menargetkan pemulihan lahan sawah seluas 37.318 hektare yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Untuk wilayah Tapanuli Tengah, fokus rehabilitasi diarahkan pada perbaikan sekitar 3.205 hektare lahan sawah yang berada di sejumlah kecamatan. Lahan-lahan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana alam, sehingga membutuhkan penanganan cepat agar kembali produktif.
Program ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui sinergi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Total bantuan yang digelontorkan mencapai Rp.78,5 miliar, berupa penyediaan pupuk, benih, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Selain memperbaiki infrastruktur pertanian, rehabilitasi lahan sawah ini menerapkan skema padat karya. Melalui skema tersebut, petani dan masyarakat lokal dilibatkan langsung sebagai tenaga kerja, sehingga tetap memperoleh penghasilan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur pertanian yang telah dibangun. Diharapkan, upaya gotong royong ini dapat mendorong terwujudnya kesejahteraan petani serta ketahanan pangan yang berkelanjutan di Sumatera Utara.




