HUMBAHAS – Kehadiran TSTH2 di Kabupaten Humbang Hasundutan dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong kemajuan sektor pertanian dan hortikultura nasional.
Dengan pendekatan berbasis riset dan teknologi, TSTH2 diarahkan sebagai pusat inovasi pertanian modern yang mampu menghasilkan bibit unggul guna meningkatkan kualitas produksi dalam negeri.
Luhut Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan bahwa pengembangan sektor pertanian tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada pola pikir yang berorientasi solusi.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Auditorium TSTH2, Kecamatan Pollung, Rabu (1/4/2026), Luhut menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor.
Menurutnya, kemajuan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, akademisi, dan masyarakat, sehingga solusi dapat ditemukan secara cepat dan tepat sasaran.
Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah
Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai tokoh penting dari tingkat pusat hingga daerah, di antaranya: Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan; Wakil Menteri ATR/BPN; Wakil Menteri Kehutanan; Kehutanan, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan; Wagubsu H Surya; Letjend TNI (Purn) Hinsa Siburian; Pastor Sabat Nababan mewakili Uskup Agung Medan; TNI-Polri termasuk para kepala daerah.
Dari Kabupaten Humbahas, hadir antara lain Wakil Bupati Humbahas Junita Rebeka Marbun SH; Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho; Komandan Batalyon Infanteri TP 955/HS Letkol Inf Samuel Lingga Hasudungan Simbolon; Ketua TP PKK Humbahas Ny Erma Oloan P Nababan; Bishop GKLI Pdt Dr Jon Albert Saragih; Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Humbahas H Arifin Sihite; dan Praeses HKBP Distrik III Humbang Pdt Robinsarhot Lumban Gaol S.Th.
Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan, bersama jajaran pemerintah daerah.
Visi Besar TSTH2 untuk Ketahanan Pangan
Direktur TSTH2, Fatmawati, menjelaskan bahwa lembaga ini memiliki visi menjadi pusat riset herbal dan hortikultura terdepan di Indonesia.
TSTH2 diharapkan mampu menghasilkan inovasi teknologi pertanian yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan bibit unggul.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta untuk memaksimalkan potensi besar yang dimiliki TSTH2.
Dukungan Tokoh Agama untuk Petani
Dukungan terhadap keberadaan TSTH2 juga datang dari tokoh agama. Ephorus HKBP, Pdt Dr. Victor Tinambunan, menyatakan bahwa program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani kemenyan di wilayah Tapanuli.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan kehidupan.
Harapan untuk Masa Depan Pertanian Indonesia
Keberadaan TSTH2 diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan pertanian berbasis riset di Indonesia.
Dengan kolaborasi yang kuat dan pemanfaatan teknologi, sektor pertanian diyakini mampu berkembang lebih maju, berkelanjutan, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat luas.




