Transaksi Pasar Murah Pemko Medan Tembus Rp.3,2 Miliar, Warga Serbu Kebutuhan Pokok Jelang Nataru 2026

By Parlindungan - Saturday, 20 December 2025
Pasar Murah Pemko Medan dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026
Pasar Murah Pemko Medan dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026

Medan – Memasuki hari terakhir pelaksanaan Pasar Murah Pemko Medan dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, total transaksi penjualan kebutuhan pokok di 53 titik lokasi tercatat menembus angka Rp.3,2 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas UKM Koperasi dan Perindustrian Perdagangan Kota Medan Citra Effendi Capah menyampaikan bahwa hingga 19 Desember 2025, nilai transaksi pasar murah mencapai Rp3.245.559.160. Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/12/2025).

Menurut Citra, nilai transaksi tersebut berasal dari penjualan delapan jenis kebutuhan pokok yang disediakan di pasar murah. Dari keseluruhan komoditas, terdapat empat bahan pokok yang paling banyak diminati masyarakat, yakni beras, gula pasir, telur, dan minyak goreng.

“Untuk komoditas yang paling diminati, beras terjual sebanyak 76.320 kilogram, gula pasir 74.200 kilogram, telur mencapai 450.000 butir, serta minyak goreng sebanyak 22.764 liter,” jelas Citra Effendi Capah didampingi Kepala Bidang Perdagangan Indra Gunawan.

Selain empat komoditas utama tersebut, pasar murah juga mencatat penjualan bahan pokok lainnya seperti tepung terigu sebanyak 5.100 kilogram, kacang kupas 1.700 kilogram, margarin 564 kilogram, serta sirup sebanyak 108 lusin.

Citra menambahkan, nilai transaksi dan jumlah penjualan masih berpotensi meningkat mengingat pasar murah masih berlangsung pada hari terakhir pelaksanaan. Antusiasme warga dinilai tetap tinggi hingga penutupan kegiatan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Kecamatan Medan Tuntungan menjadi wilayah dengan permintaan kebutuhan pokok pasar murah tertinggi. Sementara itu, untuk tingkat kelurahan, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, tercatat sebagai wilayah dengan permintaan paling besar.

Mengutip Diskominfo Medan, program pasar murah ini diharapkan mampu menekan laju inflasi, menjaga stabilitas harga pangan, serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.