Tragedi Sungai Silau: Satu Korban Anak Ditemukan, Tim SAR Masih Lanjutkan Pencarian

By Parlindungan - Saturday, 28 March 2026
Tim SAR Kompi 3 Yon B Pelopor Satuan Brimob Poldasu bersama BPBD Asahan, Basarnas Tanjungbalai saat menemukan korban
Tim SAR Kompi 3 Yon B Pelopor Satuan Brimob Poldasu bersama BPBD Asahan, Basarnas Tanjungbalai saat menemukan korban

ASAHAN – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan satu dari dua anak yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Silau, Lingkungan I, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Jumat (27/3).

Korban ditemukan sekitar pukul 16.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia, dengan jarak kurang lebih 1 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Identitas Korban

Korban diketahui bernama Bram Pasaribu (14), warga Jalan Durian Gang Jambu No.14, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

Tim Gabungan Lakukan Penyisiran Intensif

Proses pencarian melibatkan Tim SAR Kompi 3 Yon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara yang dipimpin Wadanki 3B Por IPTU Erwin Yulianto. Operasi ini juga didukung oleh BPBD Asahan, Basarnas Tanjungbalai, serta partisipasi masyarakat setempat.

Tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Silau dengan metode patroli dan pemeriksaan di sejumlah titik yang dianggap rawan, guna mempercepat penemuan kedua korban.

Polri Tegaskan Respons Cepat Penanganan Bencana

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa keterlibatan personel Brimob merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat pada situasi darurat.

Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan adalah wujud nyata kepedulian negara terhadap musibah yang terjadi di tengah masyarakat.

Sinergi Tim Jadi Kunci Operasi Pencarian

Ferry juga mengapresiasi kerja sama antara berbagai pihak, mulai dari kepolisian, Basarnas, BPBD, hingga masyarakat yang turut membantu proses pencarian.

Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran dan efektivitas operasi SAR di lapangan.

Satu Korban Masih Dalam Pencarian

Hingga Jumat sore, operasi pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan satu korban lainnya yang belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan bersama warga terus melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai.

Imbauan untuk Masyarakat

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai atau lokasi berisiko lainnya.

Langkah ini dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Wujud Kepedulian dan Kemanusiaan

Operasi pencarian ini menjadi bagian dari upaya kemanusiaan sekaligus bukti sinergi antara aparat, instansi terkait, dan masyarakat dalam menangani musibah di wilayah Kabupaten Asahan.

Upaya maksimal terus dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan serta efektivitas pencarian korban.